Yup, saya dan Dian adalah pasangan yang menjalani Long Distance Relationship. Termasuk mempersiapkan hari H juga dengan jarak terpisah. Rumit kah?! Tidak juga. Tidakkah merasa repot sendiri sementara pasangan di pulau seberang asyik tidur lelap?! Nggak. Saya di sini dibantuin keluarga dan juga teman-teman yang baik hati dan ringan tangan. Mungkin juga karena saya sudah terbiasa mengurusi detail sebuah acara. Tapi jangan sedih. Walau anda belum terbiasa membuat sebuah acara, tetep kok, bisa ngurus pesta pernikahan meski pasangan ada di seberang.
Cara paling mudah : Do Hire a professional Wedding Organizer
Tapi kalo memang budget terbatas, tetep jangan sedih! Kalian masih bisa kok mengaturnya.Sedikit tips dari saya :
1. Kendalikan emosi anda. Trust me! Ini rempong. Menjadi Bridezilla sangat-sangat nggak cool. Jadi galau, mellow, up and down emosi hanya menguras energi.
2. Manfaatkan semua teknologi untuk mendukung meeting via dunia maya. Skype, YM!, Video call untuk menentukan apa, bagaimana, detail yang anda gunakan dalam pesta pernikahan anda.
3. Libatkan keluarga atau teman yang memang dekat keberadaannya dengan anda. Nggak usah mellow dramatis karena nyari dekorator seorang diri tanpa dibantu pasangan. Ajak keluarga atau teman untuk menemani. Ini tidak berarti keputusan HANYA di tangan anda dan melalaikan pasangan. Anda mencari-cari berdasarkan obrolan bersama dari point ke 2.
4. Jadwalkan cuti. Walau ada teknologi keberadaan fisik tetap diperlukan. Jadwalkan cuti untuk mengurus surat-surat pernikahan, fitting baju, maupun membeli cincin kawin.
5. Bersama pasti bisa. Kalo mengurus begini saja rempong, penuh dengan air mata...pikirkan lagi ya cing, beneran kalian mau menikah? Kalo yakin bersama...insyallah semua kendala dapat dengan mudah diatasi tanpa perlu dramatisir.
Selamat mencoba kawan!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar