Tampilkan postingan dengan label you and me. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label you and me. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Desember 2011

Review

Ok, bingung saya mau bikn review. Semuanya kece surece :p Terimakasih semua pihak yang sudah terlibat pada acara 16, 17, 19 November 2011 kemarin. Tanpa kalian mimpiku tak akan jadi apa-apa *kecup satu-satu*.

1. Balai Kartika

 
Venue yang indah. Bu Lies yang bertugas mengurus gedung sangat koperatif sekali. H-3 dia cek and ricek si pemangku hajat menggunakan vendornya atau tidak. Kalo nggak, dia akan menyarankan supaya vendor kita datang ke gedung buat cek and ricek kebutuhan gendung. Lalu cerita bahwa di sana ada oknum nakal minta-minta angpao, alhamdulillah ndak ada itu cerita-cerita begitu, semua PM di sana so helpful, membantu jalannya acara supaya lancar, termasuk mengakomodasi kebutuhan parkir VVIP.

2. Savitri Wedding


Yup, ini vendor yang terlibat banyak dengan saya. Mulai dari rias, dekorasi, foto video, hingga karawitan. Riasannya sungguh menakjubkan. Pelayanannya sangat memuaskan. Mau berdiskusi dengan klien. Walau saya mengambil paket tapi mereka tetap mau menampung ide-ide saya. Yang cocok diwujudkan. Contohnya gimana? Ntar, di bagaian dekorasi contohnya.

3. Savitri Artwork



Nah, ini contohnya : Saya menggunakan paes ageng di resepsi, dimana ini pakem banget kan? Pihak Savitri mengusulkan pake gebyok. Yes, i agree. Matching gitu lho dengan pakem yang ada. Tapi....temaku kan Urban - elegant with touch of heritage. So?! IMO, untuk mencapi Urban - Elegant dengan gebyok membutuhkan banyak bunga. Dan saya sadar, bunga di bulan November itu mehong, so? Ya gimana caranya bikin tema urban - elegant terwujud tapi low budget...and....permainan kain nggak pernah gagal. Bwahahaha...thanks to Mr. Anaconda from LOWE who teach me this *Kiss*.

4. Photo and videografer


Karena saya menganggap pre-wedding won't help us looks amazing, so I force them to make a story picture during our akad nikah. Why? Pada dasarnya aku suka foto yang bisa bercerita dibandingkan pose 2 orang yang nggak bakat jadi model :p Walo rada maksa karena hanya memberi waktu mereka 24 jam mengerjakannya :)) IMO, mereka kurang bawel mengarahkan kami. Atau gaya yang diberikan ke kami too so so. We need out of the box pictures :)) Hi, saya penonton setia The Next Top Model Tyra Banks *eaaaa...*

5. Broken White




 Beautiful. Cara Hendhy menerjemahkan imajinasiku begitu mempesona. Love it so much.

6. Hidayah Katering

OMG!!! Semua tamu memuji Hidayah. Dari makanan buffetnya sampai roti jala, gudeg, bubur manado, es doger, siomay, sate, bla bla bla...I am glad that what i choose in right path. Sebelumnya Bu Naryo mau pake S*********g, tapi akyu maunya Hidayah :))

7. CV 46

Teman diskusi yang menyenangkan. Mereka mau mendengarkan 'teknik' yang saya minta, lho :)) Mau mencarikan tone warna undangan sesuai keinginan kami. Capek ya bo' ngeladenin saya? LOL. Rapi dan on time. Love it.


8. Panitia VVIP


Thank you help us. Tamu VVIP suka rempong sendiri. IMO, memang perlu usher untuk membuat mereka senang dan nyaman. You rock guys!!!

9. Back bone



Yang terakhir namun paling the best. Lovely kanjeng mami. Back bone dari semua keriaan ini. Thank you :*

Senin, 14 November 2011

Sighat Taklik

Baiklah hari ini saya dan Dian menjalankan rapak. Apa itu rapak? Rapak itu kros cek data yang dilakukan oleh kepala KUA sekaligus memberikan wejangan menjadi keluarga sakinah, mawardah, warahmah. Tadi kepala KUA sempat menyebutkan bahwa sesungguhnya di tahun 2010 ada kepmen yang mengharuskan calon mempelai menjalankan konseling dan baru bisa menikah setelah mendapatkan ijasah lulus. Tapi entahlah saya merasa kurang informasi.

Kami ditanya benar kami tanpa paksaan menikah? Benar yakin mau menikah? Sempet ditanya juga berapa tahun pacaran? Lalu kros cek kelengkapan data diri. Dan mulailah petugas KUA memberikan petuah. Baiklah, menikah itu adalah keputusan no point to return. Sekali seumur hidup dengan niat karena Allah. And suddenly kita baru disadarkan "Tiga hari lagi kalian berdua menikah" *gubrak*. Untuk menjadi seorang yang ahli dibidangnya musti sekolah. Nggak cukup S1, banyak yang sekolah S2, S3 atau sekalian eS lilin :p Sedangkan pernikahan? OMG!!! Nggak ada sekolahnya. Bener lho, keputusan seumur hidup *mulai mikir* :))

Tapi kita masih punya Tuhan Maha Segalanya. Kita tidak hidup hanya mengandalkan rasio, libatkan Dia disetiap langkah bersama. *Tambah mikir* :))

Oia, dalam minggu lalu saya menghadiri 2 ijab kabul. Di situ tidak ada pembacaan Sighat Taklik atau biasa disebut janji nikah. Jujur, saya baru tahu ketika sepupu saya Boyong menikah. Isinya :


SIGHAT TAKLIK
Sesudah akad nikah saya (nama_mempelai_pria) bin (nama_ayah_mempelai_pria) berjanji dengan sepenuh hati, bahwa saya akan menepati kewajiban saya sebagai seorang suami, dan akan saya pergauli istri saya bernama (nama_mempelai_wanita) binti (nama_ayah_mempelai wanita) dengan baik (mu'asyarah bilma'ruf) manurut ajaran syari'at islam.

Selanjutnya saya membaca sighat taklik atas istri saya sebagai berikut :
Sewaktu-waktu saya :
  1. Meninggalkan istri saya dua tahun berturut-turut,
  2. Atau saya tidak memberi nafkah wajib kepadanya tiga bulan lamanya,
  3. Atau saya menyakiti badan/jasmani istri saya,
  4. Atau saya membiarkan (tidak memperdulikan) istri saya enam bulan lamanya,
Kemudian istri saya tidak ridha dan mengadukan halnya kepada pengadilan agama dan pengaduannya dibenarkan serta diterima oleh pengadilan tersebut, sebagai iwadh (pengganti) kepada saya, maka jatuhlah talak saya satu kepadanya.

Kepada Pengadilan tersebut saya kuasakan untuk menerima uang iwadh itu dan kemudian menyerahkan kepada Direktorat Jendral Bimas Islam dan Penyelengara Haji Cq. Direktorat Urusan Agama Islam untuk keperluan ibadah sosial.

Suami


................

Wah, ternyata UU Perkawinan mengatur juga ya perjanjian menikah - Yakin Prim lo mau kawin? Gini aja baru tahu - Sighat taklik ini juga tertuang di buku nikah di halaman nyaris belakang-belakang (Bagi yang punya buku nikah ya!). Tujuannya supaya pernikahannya nggak bonek. Sesuai aturan yang berlaku. Btw, melindungi hak perempuan banget kan???

Jadi, pembacaan Sighat Taklik menjadi hak istimewa mempelai wanita untuk memintanya kepada mempelai pria. Orang tua, saksi, bahkan penghulu tidak berhak mengintervensi. Dan mempelai pria yang bertanggung jawab wajib memenuhinya. IMO, hal begini musti dibicarakan secara private antara mempelai pria dan wanita sebelumnya. No point to return, beb :))

So? Berani memutuskan tentu berani menjalankan semuanya dengan penuh tanggung jawab dengan niat karena Allah.

Have nice monday ^___________^

Senin, 29 Agustus 2011

Asam Folat


Berapa banyak sih dari pasangan baru yang benar-benar merencanakan sebuah kehamilan?! Dari survey random yang saya lakukan, 10, dari 10 teman baru mengetahui dia hamil setelah menginjak kehamilan 5 minggu. Bagi ibu hamil, memiliki bayi sehat berarti memastikan dirinya sehat terlebih dahulu. Salah satu hal terpenting yang dapat dilakukan untuk mencegah cacat lahir yang serius pada bayi adalah mendapatkan cukup asam folat setiap hari – khususnya sebelum konsepsi dan selama awal kehamilan.

Mungkin pernah dengan iklan susu mempersiapkan kehamilan yang mengandung Folat? Asam folat adalah vitamin B9, bentuk vitamin B yang larut dalam air. Asam folat terjadi secara alami dalam makanan. Asam folat dalam bentuk sintetis banyak digunakan untuk fortifikasi makanan dan suplemen gizi. Pada manusia, asam folat diperlukan untuk sintesis asam nukleat dan pembentukan hemoglobin dalam sel darah merah. Asupan kekurangan asam folat dapat mengganggu pematangan sel darah merah muda dan menyebabkan anemia. Asam folat penting untuk perkembangan tabung saraf selama kehamilan yang membentuk otak dan sumsum tulang belakang. Defisiensi asam folat pada wanita hamil meningkatkan risiko melahirkan prematur, bayi dengan berat lahir rendah atau dengan cacat tabung saraf (neural tube defect).  

Banyak studi menunjukkan bahwa wanita yang mendapatkan 400 mikrogram (0,4 mg) asam folat setiap hari sebelum pembuahan dan selama awal kehamilan mengurangi risiko melahirkan bayi dengan cacat tabung saraf hingga 70%. Cacat tabung saraf terjadi ketika tabung saraf gagal menutup dengan benar sehingga membuat otak atau sumsum tulang belakang terekspos cairan ketuban. Cacat batang saraf yang paling umum adalah spina bifida (penutupan tidak lengkap sumsum tulang belakang dan tulang belakang), anencephaly (tempurung kepala gagal menutup), dan encephalocele (jaringan otak menonjol keluar pada kulit dari pembukaan abnormal dalam tengkorak). 

Semua cacat ini terjadi selama 28 hari pertama kehamilan (atau 4 sampai 6 minggu setelah hari pertama periode terakhir menstruasi)- biasanya sebelum seorang wanita yang tahu dia hamil. Itulah mengapa begitu penting bagi semua wanita usia subur untuk mendapatkan cukup asam folat – tidak hanya mereka yang berencana untuk hamil. Hanya 50% dari kehamilan direncanakan, sehingga setiap wanita yang berpotensi hamil harus memastikan dia mendapatkan cukup asam folat.

Asam folat sebenarnya relatif mudah didapat. Nggak musti diiklan susu aja. Mudah lantaran tersedia dalam sayuran hijau dan buah-buah. Seperti:

* Brokoli
Sayur yang masih satu ini masih tergolong satu family dengan kubisan-kubisan yang berkhasiat mampu mempercepat proses penyembuhan bagi mereka yang baru saja menderita sakit berat. Selain itu, brokoli juga disinyalir dapat mencegah dan menghambat berkembangnya sel kanker yang menjadi momok bagi banyak orang.

* Kacang-kacangan
Kacang-kacangan sudah sejak lama diketahui sumber protein juga serat yang kaya akan gizi seperti halnya mineral. Vitamin B, karbohidrat komplek. Umumnya, kacang-kacangan mengandung 8-17% protein, 100 g zat besi dan 100 g kalsium.

* Bayam
Dalam dua ikat bayam terdapat asam folat kurang dari 200 mikrogram.

* Telur
Asam folat yang terdapat pada telur terletak di putih telur. Pada telur bebek kandungan asam folat sebesar 14,85 mcg/l00g tidak berbeda jauh dengan putih telur ayam yang mencapai 14,67 mcg/l00g.

* Alpukat
Hingga kini, alpukat dipercaya dapat dikonsumsi sebagai penangkal gejala flu. Kandungan vitamin E-nya mampu menetralkan radikal bebas dan menekan risiko infeksi, sedangkan vitamin B-nya membantu produksi antibodi secara alami. Kandungan omega-6, asam lemak esensial dalam alpukat, juga bermanfaat untuk meredakan radang. Beberapa penelitian membuktikan buah ini mampu meningkatkan sistem imun.

* Gandum dan Susu
Dua jenis panganan ini juga memiliki asam folat yang cukup tinggi. Sejak tahun 1996 Food and Drug Administration (FDA) telah mengeluarkan peraturan yang mengharuskan penambahan asam folat pada roti, sereal, tepung, makanan yang terbuat dari jagung, pasta, beras dan produk biji-bijian lain.

* Jeruk
Selain dikenal sebagai sumber vitamin C, buah bundar satu ini juga merupakan sumber asam folat yang potensial. Bahkan dari satu buah jeruk 20% kebutuhan folat sehari-hari dapat terpenuhi. Tak cukup sampai disitu jeruk mampu meningkatkan kadar folat dan kadar racun dalam pembuluh darah pun menurun.

* Stroberi
Meski mahal, buah yang dijadikan lambang cinta pada zaman Yunani kuno ini cukup diminati masyarakat. Delapan buah stroberi atau 1 gelas potongan stroberi hanya mengandung 50 kalori dan tidak mengandung kolesterol atau asam lemak jenuh. Ini setara dengan 7,5 persen kebutuhan asam folat harian untuk ibu hamil. Tak heran jika stroberi menjadi alternative camilan ataupun pelengkap makanan yang sehat

* Hati sapi
Selain mengandung asam folat hati sapi juga mengandung vitamin A yang cukup tinggi. Sayangnya, mereka yang sedang mengandung tidak diajurkan mengkonsumsi hati sapi karena dapat menyebabkan gangguan pada kehamilan. Namun tak perlu khawatir, mereka yang mengkonsumsi hati sapi dapat menggantinya dengan dengan minum susu.

* Pisang
Dengan mengkonsumsi 1,5-2 pisang setiap hari, maka kebutuhan asam folat dapat terpenuhi. Pasalnya dua buah pisang setara dengan 58 mikrogram folat yang dengan kata lain hanya memenuhi sepertiga kebutuhan folat tubuh. 

Dokter kandungan saya juga nggak terlalu menyarankan saya meminum susu berfolat macam iklan, karena tahu bahwa saya sehari-hari menu makannya seperti yang tertulis di atas situ. 

Berikut ini adalah beberapa risiko asupan folat yang berlebih bagi tubuh:

Folat dan laki-laki

Sebuah studi tahun 2009 dengan melibatkan 643 relawan menemukan, mereka yang mengonsumsi suplemen folat 1 miligram setiap hari lebih dari dua kali, berisiko lebih tinggi mengalami kanker prostat. Peneliti memperkirakan, penggunaan folat selama 10 tahun pada pria membuat mereka lebih berisiko mengidap kanker prostat dibandingkan dengan pria yang memakai plasebo.

Kanker Payudara

Studin pada tahun 2006 terhadap para wanita di Kanada menemukan, mereka yang mendapat asupan folat lebih tinggi mengalami peningkatan risiko kanker payudara sebesar 32 persen."Kebanyakan wanita dapat memenuhi kebutuhan folat mereka melalui diet seimbang. Beberapa wanita mungkin disarankan untuk mengambil suplemen berdasarkan kebutuhan kesehatan setiap individu dan harus terus mengonsumsinya sebagaimana dengan dosis yang telah ditentukan," kata dr. Helen Zorbas, chief executive dari National Breast and Ovarian Cancer Centre.

Anak asma
Folat sangat penting pada awal kehamilan tetapi penggunaan dosis tinggi sepanjang masa kehamilan juga bisa berdampak buruk. Sebuah studi para ahli di University of Adelaide terhadap 550 ibu hamil menemukan, wanita yang terus menerus mengonsumsi folat pada saat kehamilan, 30 persen lebih berisiko memiliki anak dengan asma. Sementara itu, Associate Profesor Michael Davies yang memimpin studi ini menganjurkan, ibu hamil sebaiknya melakukan konsultasi dengan dokter mengenai seberapa banyak dan berapa lama harus mengonsumsi folat.

Source :
-. http://metroaktual.com/artikel/makanan-sumber-asam-folat-tinggi.html
-. http://health.kompas.com/read/2011/08/27/13360695/Perhatikan.Asupan.Folat.Jangan.Berlebih
-. http://majalahkesehatan.com/asam-folat-bagi-ibu-hamil/


Minggu, 24 April 2011

Mahar

Dalam sebuah pernikahan, nampaknya mahar di Indonesia menjadi aksesoris pelengkap saja yang tidak banyak menyita pikiran orang. Pihak mempelai maupun orangtua biasanya lebih ‘heboh’ dalam membahas pesta pernikahan, prosesi, dan ritualnya daripada menyinggung soal mahar. Mungkin juga ini adalah bentuk aplikasi budaya ewuh pakewuh yang masih melekat dalam masyarakat kita.

Saya menilai mahar itu adalah nafkah awal suami ke istrinya sebelum nantinya memberi nafkah yang rutin setelah berkeluarga. Dalam Islam, permintaan dan pemberian MAHAR sangat berbeda dengan sifat materialis dan kepalsuan. Ini adalah ajaran Islam yang penuh hikmah, yang bertujuan untuk melindungi dan memuliakan wanita, serta memperkokoh keluarga. Sebagaimana kata-kata bijak berikut ini:


"Sebaik-baiknya laki-laki adalah yang memberikan mahar yang banyak, dan sebaik-baiknya wanita adalah yang tidak meminta mahar yang banyak".

Alhamdulillah, sebelum saya meminta, Dian sudah menyiapkan mahar sesuai favorit saya. 3 keping dinar. Kebetulan saya penyuka angka 3 dan kelipatannya. Mengapa dinar ? Mengapa bukan uang yang dihias dan memiliki nilai romantisme karena bisa melambangkan tanggal? Keunggulan dinar karena memiliki nilai nyata (tangible), senilai benda fisiknya (intrinsic) dan dan nilai yang melekat/bawaan pada benda itu (innate). Ketiga keunggulan nilai ini tdak dimiliki oleh investasi bentuk lain seperti saham, surat berharga dan uang kertas.

Kelebihan Dinar :
1. Memiliki sifat unit account ; mudah dijumlahkan dan dibagi. Kalau kita punya 100 Dinar – hari ini mau kita pakai 5 Dinar maka tinggal dilepas yang 5 Dinar dan di simpan yang 95 Dinar.

2. Sangat liquid untuk diperjual belikan karena kemudahan dibagi dan dijumlahkan di atas.
3. Memiliki nilai da’wah tinggi karena sosialisasi Dinar akan mendorong sosialisasi syariat Islam itu sendiri. Nishab Zakat misalnya ditentukan dengan Dinar atau Dirham - umat akan sulit menghitung zakat dengan benar apabila tidak mengetahui Dinar dan Dirham ini.
4. Nilai Jual kembali tinggi, mengikuti perkembangan harga emas internasional; hanya dengan dikurangkan biaya administrasi dan penjualan sekitar 4% dari harga pasar. Jadi kalau sepanjang tahun lalu Dinar mengalami kenaikan 31 %, maka setelah dipotong biaya 4 % tersebut hasil investasi kita masih sekitar 27%.
5. Mudah diperjual belikan sesama pengguna karena tidak ada kendala model dan ukuran.

Kelemahan Dinar :
1. Di Indonesia masih dianggap perhiasan, penjual terkena PPN 10% (Sesuai KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 83/KMK.03/2002 bisa diperhitungkan secara netto antara pajak keluaran dan pajak masukan toko emas maka yang harus dibayar ‘toko emas’ penjual Dinar adalah 2%).
2. Ongkos cetak masih relatif tinggi yaitu berkisar antara 3% - 5 % dari nilai barang tergantung dari jumlah pesanan.

Pic From Here
Ada cerita lucu di balik pembelian mahar. Dian menyiapkan mahar sejak setahun yang lalu. Pembeliannya di Gerai Dinar. Karena dekat rumah, maka saya yang beli. Begitu beli masuk aja ke dompet. Sialnya dompet saya baru beli dan ada 'kantong rahasianya', si dinar pun nyelip ke dalam kantong rahasianya. Ketika Dian menanyakan mana dinarnya dan si dinar nggak ada di dompet. Panik! Lemes! (Karena saya musti mengganti,kan) untung cinta kami tak rapuh hanya karena dinarnya kuhilangkan. Hehehe.... Baru setelah akan menikah dia cerita kalo itu dinar untuk mahar bukan sekedar investasi. 

*Info Dinar dari sini 

Kamis, 21 April 2011

Mencari cincin kawin

Ini long weekend yah?...Pantes jalanan macet tadi.

Malam tadi pulang kantor jalan sama Lala ke pameran wedding. Karena salah satu vendor cincin kawin yang kami taksir sedang pameran di sana (Kami refer Prima dan Dian). Karena tertarik dengan bahan yang digunakan adalah palladium. Kami sudah memilih modelnya tapi hati kurang pas sebelum survey secara mantap. Sesuai petunjuk si penjaga toko, kami tinggal print desain yang dimau, ditunjukkan ke mereka, kita bayar, dan jadilah. Untuk melakukan transaksi harus ada si Dian. Kalo nggak jari tangan siapa mau diukur. Harga palladium dijual sama dengan harga emas. 10 gram kurang lebih 3,8jt rupiah tadi.

Minggu, 17 April 2011

Day 2

Halowwww.....

Apa kabar para calon mempelai? Yuk mareee. Hari kedua bersama teman-teman QM Financial. Diajarin tentang instrument investasi. Baiklah, saya mengaku. Saya memiliki gelar S1 SARJANA EKONOMI tapi pengetahuan saya tentang obligasi, asuransi, dan reksadana nol besar. Lumayan kalo untuk pengetahuan tentang logam mulia -karena pengalaman investasi baru di sini sih ya :p-.

Setelah dicek sama mas Teguh QM, Saya dan calon suami sehat kondisi keuangannya, tapi kurang efesien dalam berinvestasi. Untungnya selama ini tujuan investasi kita masih jangka pendek - menengah, jadi masih ke kejar.

Begitu buka sheet selanjutnya. DICORET dari daftar tujuan berdua kami adalah : RUMAH.

*Uhuk!* Padahal kan ya, STANDARISASI sosial masyarakat, menikah tuh punya rumah. Eh, ini mas Teguh bilang nggak perlu :p Kenapa begitu? Begini ceritanya. Si Dian itu sekarang bertugas di Bitung city. Tugas dia itu paling nggak rotasi 4 tahun sekali dan seharusnya wilayah rotasinya Indonesia raya dari sabang sampe merauke. In case, dulu dia di Manado lalu Jakarta lalu Bitung. Alasan mas Teguh kalo 4 tahun sekali pindah, belum kelar cicilan udah musti pindah, nggak sayang tuh? Kan bisa sih dikontrakin? Tapi setelah diitung-itung sama mas Teguh ga untung. Lagian, di sana ga ada historicalnya. Let say, ntar kami pindah Yogya ga mungkin kan, ya, iseng aja datang ke sana buat lihat itu rumah. Ho-oh males deh :p Lalu nggak perlu rumah gitu kami? Jawabnya PERLU. Tapi beli pas usia menjelang pensiun ^^ dan belinya CASH! Kalo semua sesuai 'proposal' kami, maka timelinenya, saat pensiun 55 tahun, anak pertama berusia 27 -dan dia udah di silicon valey- :p

Gitu-gitu deh. Skema saya penuh oret-oret. 

Sedikit lega bagi kami berdua. Insyallah impian hidup aman dan nyaman ternyata bukan sekedar impian *puk-puk bantal*. Apakah kami berhasil? Ooo...belum! Tunggu 7 bulan lagi. Eh, tunggu kami pensiun ding! Kalo pensiun masih.....ya gitu deh. Jadi beban anak, maka gagal.
Sekarang, praktek yuk makkk!



Sabtu, 16 April 2011

Tidak Cukup Makan Cinta (dangdut banget)

Keren!
Diperbesar!
Sebagai calon pasangan yang ingin memastikan hidup nyaman dan aman ke depan *semua pasangan deh, ya, mimpinya begini* salah satu hal yang bikin 'shock' -terutama saya- bahwa kenyataan setelah menikah adalah saya harus meninggalkan semua fasilitas yang diberikan oleh orang tua saya *Jleb*.

Ok, semua yang ada di daftar ini dibiayai oleh orang tua. Kecuali mas kawin, cincin kawin, seserahan, Jahit kebaya dan jas (buat akad), biaya admin KUA, Pre-marital check up, Vaksinasi HPV dan vaksin TT ditanggung sama kami berdua. Baik bener kan orangtua kami. Alhamdulillah Tapi, setelah jederrrr!!! hari H, saya musti pindah ke Bitung city. Dimana Bitung city itu? 1 jam perjalanan dari Manado. Don't ask me more, I've never been there.

Pindah secara raga dan jiwa. Barulah di sini sadar. Kami akan single income dan memiliki tanggung jawab baru sebagai suami-istri dan yang terpenting, kami harus jadi orangtua yang baik, membuat bahagia anak-anaknya dan tidak menyusahkan anak-anak kami kelak. Berkaca dari orangtua kami yang mereka membesarkan kami tapi mereka nggak minta 'disupport' secara financial. Plus proteksi kesehatan mereka bagus banget. Ayah saya keluar uang untuk pasang ring 3 sekaligus, seharga xenia. Mereka membayar (asuransi dan uang cash) tanpa mengganggu cash flow yang lain atau jual-jual barang. Both of them memasuki masa pensiun. Ayah wirausaha -masih aktif sebagai hobi bukan butuh uang-. Begitu juga orang tuanya pasangan. Gimana bisa begitu? Orang tua kami bekerja, sukses, dan hidupnya ga neko-neko. -Salahkah di jaman mereka nggak ada iPad, camera, sepeda, and blame lifestyle- *cari kambing hitam**Jleb kedua*

Menilik dari kepanikan saya, Dian, calon suami saya tercinta itu, mendaftarkan saya di QM Financial. Cinta dia pada saya begitu besar, nggak mau melihat saya panik histeris. *byorrr*

Lucky us. Jadi kelas kecil berisi sepuluh orang saja. Dan saya termuda dan masih single. Horeee!!! *Ga penting ditulis*. Kami beruntung karena kami 'sadar' sebelum kami memulai berlayar. 8 orang, mereka mengaku terlena dengan fasilitas orangtua. Ga punya duit lahiran, ada ortu yang bumperin. Begitu anak masuk SD, lha...kagak ada duit. Dan 1 lagi ibu, single mom karena suaminya meninggal dan nggak punya asuransi jiwa :(

Tadi sih baru dapet ilmu pengenalan, menghitung time value money *iye, dulu kuliah udah dapet*, dan financial check up. Sehat. Ya iyalah. Masih numpang makan tidur di rumah ortu. Cuman yang rada sumringah, kata mbak Fitri QM : Di start kalian udah tahu 'tujuan lo apa', Insyallah kalian kuat bangun pondasi. Alhamdulillah. Amin. Sekarang kami lagi bikin ilustrasi single income dengan pengeluaran 2. Dengan tujuan dana darurat, dana melahirkan -jangka pendek- dan DP rumah (5 tahun lagi) *Yuk mareee hajarrr*

Nggak bisa dipungkiri, keuangan bisa bikin perkawinan galau kalau nggak diurus dengan benar.

Have nice weekend ^^

Kamis, 07 April 2011

Common Mistakes

Ok, saya menulis kali ini bukan sebagai bride - to be tapi lebih sebagai orang yang sering membuat event. A mental note on our head what was good and what was bad kadang membuat kita sedikit 'tertekan'. Wajar! Semua orang mengidealkan kesempurnaan, bukan?
  • Don’t think that your work is done once you’ve chosen your vendors and have signed the contracts with them.
Ini baru setengah matang. Pastikan semua keinginan kamu tertulis di atas kertas. Hitam putihnya harus jelas, bahkan hanya untuk urusan sepele, macam mau nambah hiasan gajah africa di sudut ruangan (Ya, nggak ada itu gajah, resepsi tetap berjalan, kan?). Konfirmasikan setiap hal paling tidak dua kali. Merasa nggak nyaman nelpon-nelpon mulu? Ya itu memang kerjaan vendor, ditelponin melulu :p Kalo mereka cuek, jangan sungkan-sungkan menegur -Nah, ini enaknya kalo hitam putihnya jelas-

  • Untuk yang bikin slide pre-wed, review paling nggak 2 minggu sebelum hari H

Ya biar ada waktu untuk revisi. Walo sudah ngobrol sampe berbusa, kadang pekerjaan kreatif itu 'penerjemahannya' beraneka rupa. Apa yang dipikiran saya belum tentu sama dipikiran anda.
  • Overspending can be avoided if you have a budget and stick to it. 
Vendor yang ngompor-ngomporin buat keluar dari budjet yang tersedia patut dikirim ke Timbuktu. Berpesta diluar kemampuan jelas no, no, no....meski itu luar biasa amazing bikin orang membicarakannya selama bumi berputar.

  • Don’t get too caught up with planning the wedding that you miss what’s most important to you! 
Menikah adalah memulai kehidupan bersama, bukan hanya masalah R-E-S-E-P-S-I. Some tension between the two of you is inevitable, but don’t ever let things get out of control. I know how sensitive you can get when the days are approaching, but make sure both of you have fully discussed your future plans and resolve any issue that might come up again during marriage. (I would definitely recommend taking pre-marital counseling to seek a professional advice, kalo kesulitan 'ngobrol' bisa dibantu dengan ini. Isinya tentang topik dasar hal-hal yang dihadapi ketika menikah, macam : keuangan, anak, sex life dll).
  • Don’t expect everything will flow just as you’ve imagined
Jika pasangan anda bukan cenayang, jangan harap dia mengerti maksud anda tanpa anda memberitahukannya. Termasuk ke vendor.
  • Don’t try to DO too much! 
Resepsi tentu adalah hari menjadi raja dan ratu sehari. Harinya anda. Tapi, ingat juga siapa tamu anda. Make it short and sweet, fun, and warm. Jangan tamunya bapak/ibu sepuh lalu hiburannya DJ Andezzz.
  • Just because you get a good deal doesn’t mean you will receive a quality work

Boleh murah asal jangan murahan, ya. Promo-promo dari vendor perlu di cek and re-check.

Terakhir....nikmati saja prosesnya. Menjadi menyebalkan pada saat akan menikah it's so not cool *note to my self*

Minggu, 27 Maret 2011

Mempersiapkan pernikahan sedangkan pasangan nun jauh di sana

Yup, saya dan Dian adalah pasangan yang menjalani Long Distance Relationship. Termasuk mempersiapkan hari H juga dengan jarak terpisah. Rumit kah?! Tidak juga. Tidakkah merasa repot sendiri sementara pasangan di pulau seberang asyik tidur lelap?! Nggak. Saya di sini dibantuin keluarga dan juga teman-teman yang baik hati dan ringan tangan. Mungkin juga karena saya sudah terbiasa mengurusi detail sebuah acara. Tapi jangan sedih. Walau anda belum terbiasa membuat sebuah acara, tetep kok, bisa ngurus pesta pernikahan meski pasangan ada di seberang.

Cara paling mudah : Do Hire a professional Wedding Organizer

Tapi kalo memang budget terbatas, tetep jangan sedih! Kalian masih bisa kok mengaturnya.Sedikit tips dari saya :

1. Kendalikan emosi anda. Trust me! Ini rempong. Menjadi Bridezilla sangat-sangat nggak cool. Jadi galau, mellow, up and down emosi hanya menguras energi.

2. Manfaatkan semua teknologi untuk mendukung meeting via dunia maya. Skype, YM!, Video call untuk menentukan apa, bagaimana, detail yang anda gunakan dalam pesta pernikahan anda.

3. Libatkan keluarga atau teman yang memang dekat keberadaannya dengan anda. Nggak usah mellow dramatis karena nyari dekorator seorang diri tanpa dibantu pasangan. Ajak keluarga atau teman untuk menemani. Ini tidak berarti keputusan HANYA di tangan anda dan melalaikan pasangan. Anda mencari-cari berdasarkan obrolan bersama dari point ke 2.

4. Jadwalkan cuti. Walau ada teknologi keberadaan fisik tetap diperlukan. Jadwalkan cuti untuk mengurus surat-surat pernikahan, fitting baju, maupun membeli cincin kawin.

5. Bersama pasti bisa. Kalo mengurus begini saja rempong, penuh dengan air mata...pikirkan lagi ya cing, beneran kalian mau menikah? Kalo yakin bersama...insyallah semua kendala dapat dengan mudah diatasi tanpa perlu dramatisir.

Selamat mencoba kawan!

Minggu, 13 Maret 2011

Hadiah buku


Kami mendapat hadiah dari bu Diah Litasari, pemilik metode KUBACA ^^ Senang, banyak yang perhatian sama kami. Insyallah menjadi bekal.

Selasa, 08 Maret 2011

Update Seserahan

Update seserahan.


Rumahku itu deket dari masjid Ampel. Maunya beli di sana, tapi kok nggak sempat-sempat. Eh, pas sejalanan kantor, di Mayjen Sungkono nemu Pusat Sajadah yang menjual perlengkapan haji, umroh. Yang bikin mata berbinar ada tulisan diskon 50%. Hehehe.....alhamdulillah rejeki lagi ^^ Sekalian beli sama tasbihnya.

Boleh lho mampir ke :

RUKO GALERIA CENTER
Jl. Mayjen Sungkono 143 No. A-1 Surabaya
Tlp. (031) 5630329

Sajadahnya dari yang tipis sampe yang Rp.500.000,- juga ada. Tasbihnya dari yang kayu begitu ampe yang dari kristal-kristal bening juga ada. Hehehe...iseng-iseng ceritanya. Jadi, tinggal beli kain sama kosmetik yang bisa dibeli dekat-dekat hari ^^

Kamis, 03 Maret 2011

Pre marital check up

Perlukah dilakukan? Apakah membahayakan keharmonisan hubungan calon pasutri?

Pemeriksaan kesehatan pra nikah memang belum umum dilakukan di Indonesia, tetapi tahukah Anda bahwa pemeriksaan ini merupakan salah satu prosedur menjelang pernikahan yang sangat dianjurkan oleh pakar kesehatan. Bukan masalah mau menerima takdir atau bukan ^_^ Kami melakukannya semata-mata karena kami mengerti tentang manfaat pemeriksaan kesehatan pra nikah, jika mengerti lalu tidak dikerjakan, kok merasa berdosa ya.

Kapan waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan pra nikah?
Waktu yang tepat adalah kurang lebih enam bulan sebelum menjelang hari pernikahan dilangsungkan. Pada dasarnya pemeriksaan kesehatan pra nikah ini bisa dilakukan kapanpun selama pernikahan belum berlangsung. Tetapi alangkah baiknya apabila Anda dapat mengetahui kesehatan Anda dan pasangan Anda jauh-jauh hari sebelum menikah dan apabila ditemukan ada masalah, maka dapat segera di berikan tindakan secepatnya. Paling tidak, jika diketahui ada penyakit, calon mempelai bisa segera berobat dan meminimalkan resiko yang mungkin timbul.

Meliputi pemeriksaan apa sajakah?
  1. Biasanya pemeriksaan pranikah meliputi pemeriksaan hematologi rutin dan analisa hemoglobin untuk mengetahui adanya kelainan atau penyakit darah.
  2. Gambaran Darah Tepi, untuk mengetahui kelainan penyakit darah, seperti Thalasemia trait.
  3. Laju Endap Darah (LED), untuk mengetahui proses inflamasi (peradangan).
  4. Golongan darah dan Rhesus faktor, untuk mengetahui kemungkinan golongan darah calon bayi.
  5. Pemeriksaan urinalisis lengkap; untuk memantau fungsi ginjal dan penyakit lain yang berhubungan dengan ginjal atau saluran kemih, pemeriksaan golongan darah dan rhesus yang akan berguna bagi calon janin.
  6. Pemeriksaan gula darah untuk memantau kemungkinan diabetes melitus.
  7. Pemeriksaan HbsAG untuk mengetahui kemungkinan peradangan hati (Hepatitis B).
  8. Pemeriksaan VDLR/ RPR untuk mengetahui adanya kemungkinan penyakit sifilis.
  9. Pemeriksaan TORCH untuk mendeteksi infeksi yang disebabkan parasit Toxoplasma, virus Rubella, virus Cytomegalo (CMV) dan virus Herpes yang bila menyerang pada perempuan di masa kehamilan, karena dapat menyebabkan keguguran, kelainan pada janin (cacat janin) dan kelainan prematur.
Langkah-langkah melakukan pemeriksaan kesehatan pra nikah tidak sulit (penjelasan si suster kemarin :p) Berapa biaya?! Di RS Husada Utama untuk kami sekitar 2 juta rupiah. Setelah imunisasi HPV kelar, insyallah bulan Mei kami akan melakukan pemeriksaan kesehatan pra nikah.

Rabu, 02 Maret 2011

Before You Say "I Do"

 
3 years ago. For the first time we decided going to plan to the next level, this book helps us. Talking about a lot of things. Hope the perfect ending. Anyway, i like Jimmy Roselli's song :

Shades of night are falling
Bringing memories
Memories of a bygone day
Though it may be December
Though we're old and gray
To me you're still my blushing bride of May 
When your old wedding ring was new
And each dream that we dreamed came true
I remember with pride how we stood side by side
What a beautiful picture you made as my bride
Even though silver crowns your hair
I can still see those gold ringlets there
Love's old flame is the same
As the day I changed your name
When your old wedding ring was new

Rabu, 23 Februari 2011

Souvenir : Part 1

Beginilah nasib orang yang terbiasa bikin event mempersiapkan pernikahannya. Rempong dengan ide yang muncul di kepala :p Niat awal pengen souvenir yang bisa tight - in dengan tema urban - elegant with touch of heritage, bisa kepake sama para undangan, tapi juga supaya undangan ingat dengan 'brand image' saya dan Dian. Tercetuslah ide album duet campur sari Prima & Dian...lha kok nggak ada label yang mau ngontrak kita *Ditendang ke New York*.

Btw, apa sih brand image-nya?! Both of us demen...cemilan teman-teman :))) Cetek amat, ya, brand imagenya. Dan...jadilah ide stoples untuk souvenir resepsi. Tapi stoplesnya nggak mau dicap-cap nama kita, apalagi muka kita....nggak sedap dipandang mata cing! Lho, bukannya konsep souvenir itu sebagai kenang-kenangan? Nggak ada tempelan apa-apa gimana ingatnya? Haduhhh!!! Kami hanya ingin diingat di hati cynn! :p Hayo, jujur! Berapa banyak sih, souvenir bercap yang kemudian dipake kalian?.... 

Dari survey, toples yang dijual jasa pengadaan souvenir, kebanyakan lebih kecil dari yang saya mau. Konsekuensinya kulakan sendiri. Kebetulan di Surabaya itu ada Kedaung. Produsen barang pecah belah begitu. Eh, pas ke sana....dapat rejeki diskon dari managernya :p Tapi...toples pertama yang saya mau, jumlahnya tidak mencukupi kebutuhan :(  Nggak bisa repeat order ke pabrik karena minimal pemesan adalah 3 kontainer ^^ Dikombinasilah dengan yang kedua.

Ok, masalah pengadaan kelar. Masalah penyimpanan di rumah juga kelar. Ini kreasi 1, Rendanya tumpuk dua. Lalu yang kreasi 2, Rendanya udah jadi satu. Thanks to Ai - UD Menang Kancing (Belakang Stella Marris) yang mau direpotin untuk cari warna ungu. Memang kok pelanggan satu ini demen banget ngerepotin :p Koleksi UD Menang Kancing termasuk lengkap untuk daerah Surabaya. Mana murah lagi ^^

Kreasi 1
Kreasi 2



Terimakasih buat tante saya dan para dayang-dayangnya yang sudah mau jadi 'pekerja' dadakan saya *kecup satu-satu* Eh, tapi ini belum kelar. Masih belum packagingnya :)) Udah nge-desain kantung -macam tempat duit orang Cina- nanti toplesnya masuk situ. Ntah mo pake bahan kain kaca atau kain jaring-jaring. Diobrolin dulu sama penjahitnya, yang kuat mana untuk beban stoples ukuran tanggung begitu. Apalagi dalemnya mau saya isi permen -Eh, dibuka lho buat sponsor. Nanti kompensasinya boleh pasang roll banner di pintu masuk :)) -

Mudah-mudahan nanti souvenirnya berkenan ^^

Senin, 21 Februari 2011

Seragam Panitia

Well, menurut trend fashion yang disebut-sebut para majalah mode, tahun 2011 adalah tahunnya Gold and Purple. Karena tema saya Urban - Elegant with touch of heritage maka saya pilih ungu. Karena hasil sketsa sementara yang saya buat, dekorasinya mostly white diberi sentuhan purple dan turunannya. 

Bahan kebaya yang cihuy dan memang lazim dipake ya kain brokat.  Terimakasih buat langganan kain saya, Si abang Vijay dan karyawanan yang mau direpot-repotin sama saya, masih pake nawar mampus pula :)) Yak, untuk yang di wilayah Surabaya kalo mau beli kain, tak lain tak bukan di Bombay Textile JMP 1 Blok A no. 32, Telp. 3556152. Hehehe...koleksinya keren, Yang punya dan pegawainya ramah pula.

Ini beberapa yang sudah di beli untuk mama-mama, nenek, among tamu ( kakak-kakak, tante-tante, budhe-budhe ). Penjaga meja tamu dan souvenir disewakan saja ^^

Kain mama-mama untuk resepsi

Kain mama untuk upacara ijab

Kain buat si mbah 
 
Kain buat among tamu (tante-tante)

Kain buat panitia aka sahabat-sahabat saya yang unyuu

Kece ga?
Lalu mana punya saya? Hehehe...belum :p Rencananya sih yang bikin sendiri kebaya akad, juga beli kebaya buat seserahan juga. Kayaknya sih yang beli, kebaya seserahan, kebaya akad biar desainernya yang cari. Emang udah nemu desainernya? Belum :p 

Food

Nggak bisa dipungkiri budget katering itu paling besar daripada pos-pos pengeluaran yang lainnya. Pemilihan katering pun saya paling clueless diantara vendor yang lainnya. Maklum lidah dan perut saya itu hanya mengenal makanan enak dan enakkkk sekali :p Tapi penentuan katering nggak semata-mata pada rasa saja, tapi juga attitude - Jiah, ikut-ikutan IMB ajah - karyawan si katering. Apalagi katering merupakan sajian utama dalam sebuah resepsi.

Pilihan saya jatuh kepada Hidayah -Rekanan Balai Kartika- Jl. Bubutan 138 Surabaya 60175, Telp. 5462963, 5473530. Jujur, kenapa memilih Hidayah? Saya suka dengan sikap mereka. Cara melayani dan memberi informasi. Hehehe...first impression penting bo'. Lalu baru ingat-ingat dan survey. Hohoho...my lovely bestfriend Suci -owner UD 46- bilang enak, mama Rita juga bilang enak, Bu Giek -Vendor perias- juga rekomen. Dan....saya tetep ga ingat 'rasa' masakannya, walau ada yang ingetin Hidayah pernah dipake di resepsi A, B, C :))

Katering sebenarnya masih aman jika dibooking 6 bulan sebelum hari H. Tapi, yah...selama kerjaan bisa dibereskan lekas, kenapa musti ditunda-tunda ^^ Saya baru DP saja sih. Belum milih-milih menu dll -karena saya the most healthylicious pengennya semua makanan sehat- *Prettt* Eh, ini booking untuk katering resepsi, katering akad belum diputuskan, apakah akan memakai yang sama atau beda.

Btw, Test Food -TF- nungguin jadwal Dian pulang ke Surabaya dulu buat test food menu yang kita pilih nanti. Tapi, ada juga beberapa test food yang pernah saya baca :

Pertama, TF di pesta yang kita ga kenal sama pengantinnya.
Kelebihannya: kita bisa liat langsung pelayanan mereka dan kesigapan mereka dalam menangani piring kotor atau menambah makanan yang hampir habis.
Kekurangannya: kadang merasa ga nyaman, karena kan kita ga kenal dengan pengantinnya.

Kedua, TF di pantry ketika resepsi berlangsung
Kelebihannya: Biasanya ditemenin langsung sama orang cateringnya, jadi kita bisa nanya-nanya tentang makanannya.
Kekurangannya: Biasanya cuma makanan buffet-nya aja yang ditawarin di pantry. makanan gubukannya ga semua ada.

Ketiga, TF dibawain dalam kotakan dari sebuah resepsi
Kelebihannya: semua orang rumah bisa nyobain makanannya. 
Kekurangannya: Sampe di rumah makanan pasti sudah dingin, Ga mungkin sehangat kalo disajikan di pesta.

Keempat, TF di pameran wedding.
Kelebihannya: Cateringnya pasti sudah menyiapkan price list/brosur, jadi lebih gampang untuk nanya atau mau hitung budget langsung.
Kekurangannya: karena untuk pameran mereka pasti hanya masak secukupnya, ga sebanyak klo dipesta beneran. 

Kelima, TF khusus untuk keluarga -nah ini yang kayak saya nanti-
Kelebihannya: Ya kita duduk manis, makan, dan memberi komentar macam pak Bondan. Komentarnya apaan? Kurang asin, manis, terlalu kental dll
Kekurangannya: Ya bukan simulasi langsung sebuah resepsi sih.
Selamat berburu ^^

Kamis, 17 Februari 2011

To Do List

Ok, karena menikah itu bukan pekerjaan rutin, malahan sekali seumur hidup, dan teman-teman saya banyak yang anak pertama, suka bingung what should i do, what should i do...menjelang hari pernikahan mereka. Sedangkan ibu/mama/umi/mommy/ what ever you called her udah lama banget melangsungkan pernikahannya, mereka suka lupa dan ikut-ikutan blank spot. Gini-gini, saya akan berbagi TO DO LIST *Eh, lo itu calon mempelai apa wedding organizer sih?!* Hehehe....

Here we go....

6-12 Bulan sebelumnya
  • Tentukan tanggal dan waktu pernikahan >>> Kalau yang mau pake hitungan weton ya silahkan. Tapi ada sedikit tips kalo mengundang di luar kerabat :
          - Pastikan tidak bertepatan dengan hari besar keagamaan dan juga long weekend
          - Jika yang diundang kebanyakan orang kantoran, ya jangan milih tanggal weekdays.
          - Perhatikan juga waktu pagi, siang, sore, malam. Outdoor, siang, di Surabaya?! Ga sayang make up luntur? :-)
          - Perhatikan kondisi cuaca juga ya.
  • Banyak-banyak berbicara, heart to heart sama orang tua.>>> Trust me! Isi kepala lo, pasangan lo, mama, papa, mama mertua, papa mertua, or tante, nenek dll multi tafsir. Daripada buang energi buat perang urat syaraf, mending ngobrol dulu santai. Apa aja yang perlu diobrolin ?
          -. Jenis upacara apa yang mau dipake
          -. Jumlah tamu yang akan diundang. Remember this
          -. Tempat resepsi
          -. Katering
          -. Bikin budget dong yaaa!!!
          -. Diobrolin juga masalah pembagian tanggung jawab pembiayaan
          -. Susun panitia
  • Tentukan tema pernikahan kalian
          Sebuah tema akan memberikan nuansa bagi upacara pernikahan kalian karena tema akan diaplikasikan ke dekorasi, baju, bunga, undangan, souvenir, yang satu sama lain -alangkah eloknya- kalo mempunyai harmonisasi. Kabetulan tema saya : Urban - Elegant With Touch Of Heritage *Muntah darah tukang dekornya*
  • Survey >>> Setelah tahu "Apa yang lo mau?" dari penentuan tema. Segeralah survey gedung, katering, dekor dll.
  • Booking tempat resepsi 
          Kalau saya di sini. Namun ada beberapa tips :
          -. Tentukan plus dan minus tempat tersebut
          -. Syaratnya apa untuk sewa tempat tersebut. PERHATIKAN klausul deposit-deposit ya!
          -. Fasilitas apa saja yang dimiliki
          -. Kapasitas sesuai dengan undangan
          -. Untuk outdoor, tanyakan pada pemilik venue jikalau tiba-tiba hujan deras
          -. Biaya tambahan yang memungkinkan muncul e.g : Ijin keramaian, parkir, listrik, keamanan dll
          -. Sistem pembayaran harus jelas
          -. Baca teliti kontrak jikalau terjadi first majeur (banjir, gempa bumi, kerusuhan) >>> Naudubillah!
          -. Lokasi kalo bisa mudah dijangkau tamu
          -. Parkiran yang memadai
          -. Perhatikan rekanan gedung tersebut. >>> Kadang ada tempat resepsi yang ga menarif gedung tapi kita kudu pesen F&B-nya di sana.
          -. Pada intinya hitam di atas putihnya jelas

  • Hubungi penghulu/pastor yang dipilih untuk menikahkan kita
  • Hubungi dekorator
          Nah, untuk membangun tempat resepsi seperti tema yang kita inginkan dibutuhkan dekorator sebagai penerjemahnya. Bicarakan kemauan anda padanya. Perhatikan juga detail-detail. Details support the big things.
  • Pilih katering
          -. Pilih yang memiliki reputasi rasa ciamik terstandar (bukan di si A enak, di si B biasa, di si C wuenak pol)
          -. Pilih juga yang komitmen layanannya yahud.
          -. Tanyakan detail layanan mereka. Jika nambah gubug dll
          -. Pilih menu disuka banyak orang dalam porsi besar dan menu 'unik' dalam porsi kecil. Unik itu semisal sushi, sate padang, Kimchi. Tidak semua orang doyan tapi mungkin mau incip.
          - Test food dulu ya. >>> Kalo memang blank dengan reputasi (rasa maupun pelayanan) si katering, bisa test foodnya dengan mendatangi klien si katering. Tentunya bawa amplop ya bo'. Kalo reputasinya sudah faham ya test food di dapur mereka saja.  
  • Temui perias
          -. Pilih perias yang tidak membuat anda canggung apalagi takut karena dia galak :p
          -. Perias yang bagus yakni perias yang bisa menonjolkan kelebihan dan menutupi kekurangan.
          -. Test make up
  • Pilih Cincin Kawin
  • Beli seserahan. Check here
  • Pilih Fotografer dan videografer >>> Cari yang reputable
  • Pre-wedding (Saya tidak pakai) X
  • Pilih Kartu undangan >>> Bukan hanya selembar kertas tetapi merupakan first impression antara anda berdua dengan tamu yang diundang.
  • Pilih souvenir >>> Sebagai ucapan terimakasih alangkah eloknya jika kelak akan berguna bagi para undangan dan tentunya meaningful
  • Pilih baju pengantin >>> Baru baju panggih dan resepsi
  • Pilih pakaian untuk panitia
  • Pilih MC dan entertainment >>> Apapun yang kalian pilih, mo orkes melayu, mo campur sari, mo band, atau orkestra sekali pun....tolong pilih lagunya. Jangan yang tema selingkuh, putus dll.
  • Urus surat kelengkapan administrasi KUA / Catatan sipil
  • Pre-marital check up
4 Bulan Sebelumnya
  • Selesaikan semua pembayaran vendor
  • Cari referensi akomodasi jikalau ada tamu dari luar kota yang jauh bahkan luar negeri.
  • Siapkan transportasi untuk mengangkut pengantin maupun keluarga dari rumah ke tempat resepsi
3 Bulan Sebelumnya
  • Buatlah daftar lagu yang akan dimainkan pada saat resepsi
  • Reservasi tempat kalo mau bulan madu (Saya mah ngurus surat pindahan)
2-1 Bulan Sebelumnya
  • Konfirmasi semua vendor
  • Mulai kirim undangan (dahulukan yang zonanya paling jauh)
  • Tes make up
  • Fitting terakhir (ga boleh bertambah atau nyusut bobotnya)
2 Minggu sebelumnya
  • Sudah tidak ada lagi tagihan
  • Cek kerjaan semua panitia
1 Minggu sebelum
  • Cuti dari kantor, ongkang-ongkang, rileks tapi jangan nyamil :))
The Day >>> I have no idea what will be happened...I'll just enjoy the day ^_^

Selasa, 15 Februari 2011

Don't forget the details : SESERAHAN

Seserahan sudah menjadi bagian umum dalam rangkaian pernikahan di Indonesia. Seserahan yang dulu tidak wajib hukumnya, kini sudah mengakar budaya dan menjadi bagian dari prosesi pernikahan. Seserahan sebagai  simbolik bahwa si pria bertanggung jawab ke pihak keluarga perempuan. Biasanya seserahan diberikan pada saat malam sebelum akad nikah pada acara midodareni untuk adat Jawa . Tetapi ada juga yang melakukan seserahan pada saat acara pernikahan. In my case, yes, rencana pada saat acara pernikahan.

Semua list saya buat dan kemudian diserahkan kepada Dian. Budget acc. Dan pergilah berbelanja (ini bagian pengadaan PT mana sih?) Bukan begitu, ini kan simbol tanggung jawab si pria kepada perempuan, bukan perempuannya malakin ya makk.

Adat Jawa sih jumlah seserahannya harus ganjil. Karena saya pencinta 9 pengennya 9 buah seserahan (kayaknya bakal lebih). Dan karena belinya take a time, biar ga keburu-buru kudu dicicil dari jauh-jauh hari. Alhamdulillah, barang yang sudah kebeli ada aja diskonannya ^.^ Btw, kemungkinan saya nanti nggak pake kotak-kotak seserahan. Maunya yang praktis aja. Masuk ke koper. Papa,mama dan kakak-kakak dulu juga gitu. Lagipula koper bisa lebih kepake dibanding kotak-kotak.

1. Perlengkapan ibadah :
  • Mukena
  • Sajadah
  • Tasbih
2. Pakaian dari atas sampe bawah :
  • Bahan kain +  kain batik + udet (apa ya bahasa Indonesianya?)
  • Selop
  • Tas pesta
  • 3 pasang underwear
  • Piyama 
3. Perlengkapan mandi :
  • Handuk
  • Sabun
  • Body scrub
  • Body lotion
  • Face soap
  • shampoo
4. Face care + Make up
  • Pelembab
  • Bedak
  • Pensil alis
  • Blush on (eye shadow punya banyak)
  • Lipstick
  • Parfum
5. Bunga bale *Jangan tanya lebih lengkap saya tak paham juga*

 Pic from here
Isinya sih nasi kuning, ayam bakar, telur

6. Tepak sirih (tentative karena saya bukan melayu)
7. Buah-buahan (Ada pisang ayu)
8. Kue-kue yang lengket-lengket itu.
9. Buku Ainun - Habibie bertanda tangan pak Habibie ^_^


10. Koper :p

Hehehe...seserahan mix and match dari 2 adat yang berbeda.Lihat kan! Printilannnya banyak banget. Yang kalo nggak dipersiapkan jauh-jauh hari bakalan bikin ribet. 

Btw, Just enjoy your time ^_^

Senin, 14 Februari 2011

Memilih untuk vaksin

Melindungi diri dengan vaksin HPV masuk ke dalam list persiapan pernikahan saya. Bagi saya, sejauh kita berpengetahuan maka sejauh pengetahuan itulah tanggung jawab kita kepada Sang pemberi pengetahuan a.k.a Tuhan Maha SegalaNya.

Well, level antibodi yang dihasilkan oleh infeksi alamiah HPV kemampuan proteksinya rendah, maka dibutuhkan vaksinasi untuk menghasilkan level antibodi yang cukup kuat. Saat ini di Indonesia tersedia 2 merk ; Gardasil punya Merck dan Cervarix punya GSK. Saya sendiri memilih Gardasil. Yang nyuntik dokter kandungan langganan saya dr. Pudjo Hartono SpoK. Vaksinnya di RS Husada utama. Kenapa di sana? Karena dr. Pudjo sudah tahu riwayat saya dan juga sejarah keluarga, plus deket rumah, daripada ngantri di prakteknya dr. Pudjo sampai ngantuk-ngantuk :p Oia, sebelum vaksin saya sempet survey. Banyak rumah sakit / dokter kandungan bilang jika pasien belum aktif secara seksual -Terserah udah nikah atau belum- tidak usah pap smear sebelumnya. Tapi ada satu klinik yang nggak usah saya sebut namanya mewajibkan semua pasien -aktif secara seksual ataupun belum- untuk pap smear.

Memang vaksin HPV lebih efektif jika diberikan pada perempuan yang belum aktif secara seksual. Dalam kasus saya, dr. Pudjo menghitung jarak saya vaksin hingga menikah nanti. Paling nggak 6 bulan sebelum terjadi pembuahan. Hehehe...mempersiapkan generasi penerus sebaik mungkin :-)  Suntiknya 3 kali. Bulan ke nol, bulan 1 dan bulan ke-6 setelah suntik pertama.

Harga vaksin ini tergolong agak mahal. Tapi, masak biaya pernikahan mencapai delapan atau sembilan digit sedangkan harga vaksin yang hanya 6 digit aja sayang ngeluarinnya. Padahal ini termasuk investasi jangka panjang kita sebagai perempuan.

Suntiknya di lengan

Eh, iya...happy valentine ^^