Tampilkan postingan dengan label kebaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kebaya. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Oktober 2011

Judulnya : Lagi nganggur

Detik-detik terakhir kelar urusan sama kantor memang sudah mulai terasa. Apalagi ada pembatalan acara perjalanan lintas benua yang batal karena masalah teknis. Well, yang tersisa cuman project tanggal 29 Oktober. Karena ini project yang ke-9, template-nya udah baku :p Udah nggak perlu bergadang-bergadang lagi :)) Semoga lancar ya semuanya. Jadwal yang sudah jauh sangat berkuranglah membuat saya punya waktu untuk iseng-iseng menghias buku tamu dan bolpoin. *Tuh kan, nganggur banget* --" Hari minggu kemarin jadi 4 buku ini. Ee...ya ampun....personal touch langsung dari tangan mempelai...tsahhh.







Selanjutnya ya cuman kirim-kirim undangan, nempel-nempelin ucapan terimakasih di souvenir sama fitting-fitting buat penjaga buku tamu dan kembar mayang.





Minggu, 16 Oktober 2011

Kebaya Akad versi jadinya

Jeng...jeng...jeng...hasil dari gambar ini, jadinya adalah....... *Drum roll*


Baru setengah jadi sih....payetnya belum kelar. ^______________^

Jumat, 07 Oktober 2011

1 Month 1 Week 3 days

Halo apa kabar semua. Hehehe...baru sempat up-date lagi. Maklum, setelah dramaaaa kesibukan yang terangkum di sini. Anyway...nggak kerasa kalo kurang 1 bulan 1 minggu 3 hari lagi. Dan...banyak rencana berubah. Demi apa? Demikian dan terimakasih.

Apa aja yang berubah? 

Pertama, baju untuk resepsi ternyata aku tidak lagi memakai ini. Tapi mendapatkan sponsor dari my lovely designer Hendhy Setiawan. Ukuran bajuku dan design darinya. Begitu deal, lalu ke Savitri dan mengganti beskapnya Dian dengan warna ungu yang matching sama punya mama-mama. Duh...tutup mata. Semacam membuka kotak pandora. Antara gambar sketsa dan jadinya susah dibayangkan. Mana Hendhy nggak mau kasih bocoran. Dan ternyata sodara sebangsa dan setanah air, tadi fitting....dan...inilah kejutan Hendhy buatku.

Ekornya panjangggggggggg


Dan yang lebih surprise lagi ternyata nyambung banget sama punyaan Dian. Kan, Hendhy itu young and talented banget *pelukkkk*


Tinggal kebaya midodareni dan akad saja yang belum fitting. Belum tahu bentuknya gimana juga :p Bo' sketsa sama jadi itu suka ngeblurrrr di otakku yang minimalis ini.

Lalu kemarin juga ke Balai Prajurit (Balai Kartika) buat perlunasan sekalian nge-lay out. Dan bodohnya aku, ambil cuti untuk ke Balai Kartika tanggal 3 Oktober kemarin. Which is penuh dong sama tentara yang gladi resik buat 5 Oktober. Harusnya nggak bisa masuk lokasi, tapi....hehehe.... *sungkem sama istri Pangdam* :p

Panggung karawitan

Panggung Pelaminan


Ruang makan keluarga

Ada kejadian yang lucu. Ketika saya di sana nunggu giliran masuk ruang adminnya. Saya coret-coret layout saya. Ditanya :

Ibu : Mbaknya EO?
Saya : Bukan bu. Saya mempelai (pake senyum manisssss banget)
Ibu : Mbaknya nggak kerja, ya?
Saya : Eh, kenapa?
Ibu : Duhhhh, anak saya itu suibukkkk. Nggak sempat urus-urus kawinannya, mbak.
Saya : Oh, anak ibu kerja dimana?
Ibu : Teller bank tittttttttttt
Saya : ^_^

Ini yang bego berarti saya. Masih terlalu nggangur ini hingga sempat-sempatnya nge-layout dll. Kurang lama nggak pulang ke rumahnya, kurang panjang begadangnya. Atau kurang jauh tugas kantornya? Well, ke Amerika aja yuk bu bos tugasnya!!! :p

Minggu, 24 Juli 2011

Kebaya midodareni


Hahaha....postingan nggak berurutan. Biarin :p

Sebenarnya saya itu nggak 'mempergunakan' upacara midodareni. Kenapa? Kata Pak Naryo, papa saya, nggak usahlah acara ampe malem sedangkan besok akad nikah. Sebagai manusia sehat perlu tidur 8 jam :)) Alasan lain karena Dian bukan jawa asli. Eh, pada tahu nggak apa itu upacara midodareni? Upacara midodareni itu pihak mempelai pria datang ke rumah mempelai wanita untuk menyerahkan seserahan dan sebagai balasan ayah ibu mempelai wanita memberikan kancing gelung ke pengantin laki-laki. Upacara midodareni biasanya setelah siraman. Which is ya isya gitu. For my papa it's too late and we need proper sleep for the big day :))

Lalu itu kebaya buat apa? Jujur. Buat kepentingan dokumentasi :)) Yups. Kelar siraman masak iya nggak dipakein baju. LOL. Lalu semuanya pada cantik kan ya?....dan foto-fotolah kami. Kapan lagi bo' bisa jadi model *dirajam orang sekampung*

Btw, kemarin aku dapet pertanyaan. Kenapa sih kebaya akad-nya kutu baru which is model jadoel? Almarhum mbah putri saya adalah perempuan yang hingga akhir hayatnya menggunakan kebaya dalam kehidupan sehari-hari. Kebaya yang dipakenya ya model kutu baru ini. Satu kesan yang terekam dalam ingatan saya, kebaya jenis ini bersahaja. Menyiratkan keanggunan perempuan jawa. Mungkin kalo pernah baca buku "Eksplorasi kreativitas dua dasawarsa Anne Avantie" akan tahu sejarah kutubaru. Model kutubaru lahir sejak abad ke-15, kebaya jenis ini merupkan simbol universal. Di Jawa, kutubaru disukai wanita dari berbagai kalangan. Modelnya tidak menciptakan 'jarak'. Modelnya bisa diaplikasikan dalam beragam kain. Dari katun sampai sutera dan chiffon.

Model yang simpel tapi bisa memancarkan aura sensual dari seorang perempuan :p IMO sih ini :))

Selasa, 12 Juli 2011

Kebaya Akad

Kembali meng-update list. Printilan kecil-kecil tapi banyak.

Setelah di bbm beruntun sama Hendhy untuk mulai bikin baju akad, akhirnya hari ini kesampaian sudah. Ehehehe...sabar ya, cynnn. Klien yang satu ini sok sibuk :p Karena udah keseringan bbm-an, Hendhy  sudah tahu apa yang kumau. Urban - elegant - with touch of heritage.


Simple. Elegant. Urban. Dan tetap ada heritagenya karena pake model kutubaru-nya. Warna broken white lah ya. Ih, ih...deg-degan deh ah. Bismillah. Kutitipkan imajinasiku padamu Hendhy *beneur*

Btw, Hendhy ini masih berondong. Dia baru lulus kuliah. Lulusan UNESA tata busana. Tapi kerenlah cuttingannya. Kenal pertama di fashion show....apa ya....acara APMI pokoknya. Eh, APMI itu Asosiasi Perancang Muda Indonesia. Lalu main-main di counternya, eh...belilah batik yang aku pake ke Jepun dulu itu.

Seneng ya, kalo ada talent muda dedikasi sama passionnya.

Eh, eh...ini alamatnya kalo mau jahit di sana. Gampang, depannya KTP corner di Royal Plaza

Broken white by Hendhy Setiawan
Royal Plaza lt. G C2 - 40
Surabaya

Ah, akyu deg-degan ga sabar pengen lihat jadinya gimana ^^ Bulan depan si Dian gilirannya bikin jas.

Selasa, 17 Mei 2011

Pilih Baju

Akhirnya, bisa juga nyicil to do list. Mumpung Dian lagi pulang untuk beresin beberapa hal.
Trust me! Panas dan berat -Apalagi kami datang di luar jam operasional Savitri, jadi AC belum nyala semua-. Apa kabar ya para sinden OVJ? Kebayanya rancangan Ayok Dwipancara. Uhm...statusnya minjem, ya! Kebayanya dia sepasang up to 20 jeti --" -Ini udah masuk paketnya SAVITRI-.
Baru ketemu baju untuk Panggih dan resepsi. Masih ada PR, Kebaya dan jas akad nikah (bikin), Midodareni (minjem) dan siraman -Bikin-.  

-
Untuk Panggih. Adat Jawa Solo

Berasa mirip mbok mban. Yes, kelar soyjoy plus trip luar kota bikin berat :(
Kebaya simpel ala ibu Kartini.

Untuk Resepsi. Adat Jawa Paes Ageng

Senin, 21 Februari 2011

Seragam Panitia

Well, menurut trend fashion yang disebut-sebut para majalah mode, tahun 2011 adalah tahunnya Gold and Purple. Karena tema saya Urban - Elegant with touch of heritage maka saya pilih ungu. Karena hasil sketsa sementara yang saya buat, dekorasinya mostly white diberi sentuhan purple dan turunannya. 

Bahan kebaya yang cihuy dan memang lazim dipake ya kain brokat.  Terimakasih buat langganan kain saya, Si abang Vijay dan karyawanan yang mau direpot-repotin sama saya, masih pake nawar mampus pula :)) Yak, untuk yang di wilayah Surabaya kalo mau beli kain, tak lain tak bukan di Bombay Textile JMP 1 Blok A no. 32, Telp. 3556152. Hehehe...koleksinya keren, Yang punya dan pegawainya ramah pula.

Ini beberapa yang sudah di beli untuk mama-mama, nenek, among tamu ( kakak-kakak, tante-tante, budhe-budhe ). Penjaga meja tamu dan souvenir disewakan saja ^^

Kain mama-mama untuk resepsi

Kain mama untuk upacara ijab

Kain buat si mbah 
 
Kain buat among tamu (tante-tante)

Kain buat panitia aka sahabat-sahabat saya yang unyuu

Kece ga?
Lalu mana punya saya? Hehehe...belum :p Rencananya sih yang bikin sendiri kebaya akad, juga beli kebaya buat seserahan juga. Kayaknya sih yang beli, kebaya seserahan, kebaya akad biar desainernya yang cari. Emang udah nemu desainernya? Belum :p