Tampilkan postingan dengan label to do list. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label to do list. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Oktober 2011

Judulnya : Lagi nganggur

Detik-detik terakhir kelar urusan sama kantor memang sudah mulai terasa. Apalagi ada pembatalan acara perjalanan lintas benua yang batal karena masalah teknis. Well, yang tersisa cuman project tanggal 29 Oktober. Karena ini project yang ke-9, template-nya udah baku :p Udah nggak perlu bergadang-bergadang lagi :)) Semoga lancar ya semuanya. Jadwal yang sudah jauh sangat berkuranglah membuat saya punya waktu untuk iseng-iseng menghias buku tamu dan bolpoin. *Tuh kan, nganggur banget* --" Hari minggu kemarin jadi 4 buku ini. Ee...ya ampun....personal touch langsung dari tangan mempelai...tsahhh.







Selanjutnya ya cuman kirim-kirim undangan, nempel-nempelin ucapan terimakasih di souvenir sama fitting-fitting buat penjaga buku tamu dan kembar mayang.





Selasa, 12 Juli 2011

Kebaya Akad

Kembali meng-update list. Printilan kecil-kecil tapi banyak.

Setelah di bbm beruntun sama Hendhy untuk mulai bikin baju akad, akhirnya hari ini kesampaian sudah. Ehehehe...sabar ya, cynnn. Klien yang satu ini sok sibuk :p Karena udah keseringan bbm-an, Hendhy  sudah tahu apa yang kumau. Urban - elegant - with touch of heritage.


Simple. Elegant. Urban. Dan tetap ada heritagenya karena pake model kutubaru-nya. Warna broken white lah ya. Ih, ih...deg-degan deh ah. Bismillah. Kutitipkan imajinasiku padamu Hendhy *beneur*

Btw, Hendhy ini masih berondong. Dia baru lulus kuliah. Lulusan UNESA tata busana. Tapi kerenlah cuttingannya. Kenal pertama di fashion show....apa ya....acara APMI pokoknya. Eh, APMI itu Asosiasi Perancang Muda Indonesia. Lalu main-main di counternya, eh...belilah batik yang aku pake ke Jepun dulu itu.

Seneng ya, kalo ada talent muda dedikasi sama passionnya.

Eh, eh...ini alamatnya kalo mau jahit di sana. Gampang, depannya KTP corner di Royal Plaza

Broken white by Hendhy Setiawan
Royal Plaza lt. G C2 - 40
Surabaya

Ah, akyu deg-degan ga sabar pengen lihat jadinya gimana ^^ Bulan depan si Dian gilirannya bikin jas.

Jumat, 08 Juli 2011

Berkunjung ke KUA

Heiho...apa kabar semua? Jadwal saya padat merayap, empet-empetan nih.



Anyway...kemarin lusa ke KUA. Ya, apalagi kalo nggak untuk memenuhi to do list yang mulai berdebu. Secara bapak dan ibu saya itu menikah di catatan sipil jadi mereka nggak punya pengalaman berurusan dengan KUA. Sebagai warga negara yang nggak mau nyusahin orang, sebelum ke KUA browsing dulu. Nyari-nyari referensi pengalaman orang berurusan sama KUA.
  1. Foto Copy KTP dan Kartu Keluarga (KK) untuk calon Penganten  masing-masing 1 (satu) lembar.
  2. Surat pernyataan belum pernah menikah (masih gadis/jejaka) di atas segel/materai bernilai Rp.6000,- (enam ribu rupiah) diketahui RT, RW dan Lurah setempat.
  3. Surat Pengantar RT – RW setempat.
  4. Surat keterangan untuk nikah dari Kelurahan setempat yaitu Model N1, N2, N4, baik calon Suami maupun calon Istri.
  5. Pas photo ukuran 2×3 masing-masing 4 (empat) lembar, bagi anggota ABRI/TNI/POLRI harus berpakaian dinas.
  6. Bagi yang berstatus duda/janda harus melampirkan Surat Talak/Cerai dari Pengadilan Agama, kalau Duda/Janda mati harus ada surat kematian dan surat Model N6 dari Lurah setempat.
  7. Harus ada izin/Dispensasi dari Pengadilan Agama bagi :
    • Laki-laki yang umurnya kurang dari 19 tahun;
    • Perempuan yang umurnya kurang dari 16 tahun;
    • Laki-laki yang mau berpoligami.
  8. Ijin Orang Tua (Model N5) bagi calon penganten yang umurnya kurang dari 21 Tahun baik laki-laki/perempuan.
  9. Bagi calon penganten yang akan menikah bukan di wilayahnya (ke Kecamatan lain) harus ada surat Rekomendasi Nikah dari KUA setempat.
  10. Bagi anggota ABRI/TNI/POLRI dan Sipil ABRI/TNI/POLRI harus ada surat Izin Kawin dari Pejabat Atasan/Komandan.
  11. Kedua calon penganten mendaftarkan diri ke KUA tempat akan dilangsungkannya akad nikah sekurang-kurangnya 10 (sepuluh) hari kerja dari waktu melangsungkan Pernikahan. Apabila kurang dari 10 (sepuluh) hari kerja, harus melampirkan surat Dispensasi Nikah dari Camat setempat.
Source here.

Fakta yang baru saya tahu, ternyata KUA itu mengurusi satu kecamatan. Data tahun 2009 kecamatan Simokerto -tempat saya tinggal- berpenduduk 102.251 jiwa. Jadi secara logika, menikah di bulan besar syarat ke 11 susah berlaku. Dan...benarlah adanya. Booking petugas KUA penuh sodara :))
Alhamdulillahnya, berbekal senyum manis dan tatapan mata mengintimidasi, saya ketemu sama kepala KUA-nya. Ngerumpi malahan. -semoga si bapak belum ada mutasi sampai saya selesai nikah-. Nih, versi KUA kecamatan Simokerto :

1. Surat pengar RT, RW, Kelurahan >>> Ya ini N1, N2, N4
2. Foto kopi KK, KTP, AKTE kelahiran, dan Ijasah terakhir selembar.
3. Pass foto 3x3 (4 lembar) >>> ukurannya beda cynnn. Berwarna atau tidak terserah. IMO, Fotonya yang dove. Kenapa dove? Biar ketika distempel nggak bleber.
4. Untuk pria ada surat rekomendasi dari KUA tempat tinggalnya.

Nah, formulir N3-nya kemana ya? Kok N1, N2, lanjut N4? Besok tak ngerumpi lagi sama pak KUA-nya. Kita lihat, apakah saya mampu mengurus sendiri? Hmm...positive thinking will grom positive way. Bangga euy urusan administrasi diurus sendiri ^^

Sabtu, 21 Mei 2011

Pre marital check up - DONE

Senangnya bisa memenuhi check list. 

Seperti tulisan saya sebelumnya tentang pre-marital check up. Kemarin lusa menunaikan salah satu kewajiban - yang menurut kami penting - sebelum sah menjadi suami istri.  Pagi-pagi berangkat ke RS Husada Utama, sebelumnya puasa dulu 10 - 12 jam. Karena ada pemeriksaan gula darah. Lalu urus administrasi, dan bayar. IMO, setelah survey sepertinya di Surabaya, Husada Utama murah. Berdua kena Rp 1,9 juta dengan detail pemeriksaan : 

  1. Hematologi rutin dan analisa hemoglobin.
  2. Gambaran Darah Tepi.
  3. Laju Endap Darah (LED)
  4. Golongan darah dan Rhesus faktor
  5. Pemeriksaan urinalisis lengkap
  6. Pemeriksaan gula darah
  7. Pemeriksaan HbsAG
  8. Pemeriksaan VDLR/ RPR
  9. Pemeriksaan TORCH

Muka masih sumringah

Ngeliat dua tabung....mukanya langsung stres :p

Yiayyy!!!!

Ini sudah makan seporsi soto :p

Alhamdulillah. Kami berdua sehat ^^

Sedikit sharing tentang TORCH -bukan seri blackberry ya- :p Yang saya rada bingung bacanya tanpa dokter. TORCH merupakan singkatan dari Toxoplasma gondii (Toxo), Rubella, Cyto Megalo Virus (CMV), Herpes Simplex Virus (HSV) yang terdiri dari HSV1 dan HSV2 serta kemungkinan virus lain yang dampak klinisnya lebih terbatas.


Penyebab utama dari virus dan parasit TORCH adalah hewan disekitar kita seperti ayam, kucing, burung, tikus, merpati kambing, sapi, anjing dan lain sebagainya. Hewan-hewan tersebut memang bukan penyebab langsung terjangkitnya TORCH lebih karena perantara dari makanan, daging setengah matang dan lainnya.

Toxo sering juga disebut virus kucing, padahal sesungguhnya bukan virus kucing tetapi parasit darah. Penyebab penyakit ini adalah kotoran kucing, lalu melalui hewan lain menempel dalam makanan lalu masuk ke dalam tubuh manusia dan menyatu dalam darah. Gejala awal seseorang mengidap TOXO akan terlihat ketika sedang hamil. Wanita yang terkena TOXO akan sering mengalami flek. Flek bisa terjadi sepanjang kehamilan, janin di dalam rahim tidak berkembang, hamil anggur atau bayi meninggal pada usia kandungan 7-8 bulan, bahkan sering terjadi keguguran.

Rubella (Campak Jerman) dapat menyebabkan bayi yang dilahirkan mengalami glukoma / kebutaan, kerusakan pada otak/pengapuran pada otak, bibir sumbing, tuna rungu dan sulit bicara.

CMV (Cyto Megalo Virus) seorang ibu mengidap CMV akan mengalami keguguran terus menerus atau bayi lahir dalam keadaan cacat fisikseperti Hidrosefalus (pembesaran kepala), Microsefalus (pengecilan kepala), lahir dengan usus keluar tubuh, tubuh transparan atau kaki tangan jadi bengkok.

Herpes dapat dilihat dari munculnya bintik-bintik pada tubuh dan alat genital yang diikuti rasa sakit dan terasa panas. Wanita hamil yang mengidap herpes akan sering mengalami keguguran dan bayinya lahir dalam keadaan cacat.

TORCH dapat merusak kesuburan wanita, dimana sel telur maupun inti sel dirusak oleh virus tersebut sehingga sel telurnya mengecil dan tidak bisa dibuahi. Infeksi TORCH dapat juga menyebabkan mioma, penyumbatan atau pelengketan sehingga sel tidak bisa dibuahi atau mengakibatkan sulit hamil.

Rubela, CMV dan Herpes bisa menular pada pasangan melalui hubungan seksual, air liur, keringat, darah dan ASI. Sedangkan Toxo tidak menular.

TORCH bisa menyerang siapa saja bukan hanya ibu hamil. TORCH akan menyerang saraf otak, mata dan gerak. Jika menyerang otak gejala yang timbul adalah sering sakit kepala, radang tenggorokan atau flu berkepanjangan. Jika menyerang Otot maka otot-otot akan terasa sakit sampai ke persendian dan pinggang, kaki mudah capek dan lemas badan mengigil kemudian lambung sakit.

Gimana cara membaca hasil labnya?

  1. Periksalah serum untuk mencari ada tidaknya IgG spesifik untuk parasit/virus TORCH. Bila hasilnya NEGATIF, berarti Anda tidak pernah terinfeksi TORCH. Bila POSITIF, berarti pernah terinfeksi. Note: (periksa Anti-Toxoplasma IgG, Anti-Rubella IgG, Anti-CMV IgG, Anti-HSV2 IgG). Tes IgG itu untuk meriksa apakah pada masa lalu si pasien pernah kena infeksi.
  2. Bila IgG POSITIF, maka untuk menentukan kapan infeksi tersebut, Anda harus melakukan pemeriksaan serum untuk mencari ada tidaknya IgM parasit/virus TORCH. Tes IgM ini fungsinya untuk memeriksa apakah saat ini si pasien terinfeksi TORCH.
  3. Bila IgG Positif dan IgM Negatif : Anda telah terinfeksi lebih dari setahun yang lalu. Saat ini anda mungkin telah mengembangkan kekebalan terhadap parasit itu. Anda tidak perlu khawatir untuk hamil.
  4. Bila IgG Positif dan IgM juga Positif: Anda tengah mengalami infeksi dalam 2 tahun terakhir. (mungkin pula ada false pada hasil IgM). Anda harus catat berapa angka IgM tersebut.
  5. Selanjutnya Anda harus melakukan lagi pemeriksaan IgM (kalau perlu sekalian IgG) setelah 2 minggu dari pemeriksaan pertama.
  6. Bila IgM tetap Positif atau malah naik angkanya, berarti anda sedang terinfeksi TORCH. Sebaiknya anda sembuhkan dulu infeksi ini baru kemudian mulai hamil.
 Semoga bermanfaat ^^

Selasa, 17 Mei 2011

Pilih Baju

Akhirnya, bisa juga nyicil to do list. Mumpung Dian lagi pulang untuk beresin beberapa hal.
Trust me! Panas dan berat -Apalagi kami datang di luar jam operasional Savitri, jadi AC belum nyala semua-. Apa kabar ya para sinden OVJ? Kebayanya rancangan Ayok Dwipancara. Uhm...statusnya minjem, ya! Kebayanya dia sepasang up to 20 jeti --" -Ini udah masuk paketnya SAVITRI-.
Baru ketemu baju untuk Panggih dan resepsi. Masih ada PR, Kebaya dan jas akad nikah (bikin), Midodareni (minjem) dan siraman -Bikin-.  

-
Untuk Panggih. Adat Jawa Solo

Berasa mirip mbok mban. Yes, kelar soyjoy plus trip luar kota bikin berat :(
Kebaya simpel ala ibu Kartini.

Untuk Resepsi. Adat Jawa Paes Ageng

Kamis, 07 April 2011

Common Mistakes

Ok, saya menulis kali ini bukan sebagai bride - to be tapi lebih sebagai orang yang sering membuat event. A mental note on our head what was good and what was bad kadang membuat kita sedikit 'tertekan'. Wajar! Semua orang mengidealkan kesempurnaan, bukan?
  • Don’t think that your work is done once you’ve chosen your vendors and have signed the contracts with them.
Ini baru setengah matang. Pastikan semua keinginan kamu tertulis di atas kertas. Hitam putihnya harus jelas, bahkan hanya untuk urusan sepele, macam mau nambah hiasan gajah africa di sudut ruangan (Ya, nggak ada itu gajah, resepsi tetap berjalan, kan?). Konfirmasikan setiap hal paling tidak dua kali. Merasa nggak nyaman nelpon-nelpon mulu? Ya itu memang kerjaan vendor, ditelponin melulu :p Kalo mereka cuek, jangan sungkan-sungkan menegur -Nah, ini enaknya kalo hitam putihnya jelas-

  • Untuk yang bikin slide pre-wed, review paling nggak 2 minggu sebelum hari H

Ya biar ada waktu untuk revisi. Walo sudah ngobrol sampe berbusa, kadang pekerjaan kreatif itu 'penerjemahannya' beraneka rupa. Apa yang dipikiran saya belum tentu sama dipikiran anda.
  • Overspending can be avoided if you have a budget and stick to it. 
Vendor yang ngompor-ngomporin buat keluar dari budjet yang tersedia patut dikirim ke Timbuktu. Berpesta diluar kemampuan jelas no, no, no....meski itu luar biasa amazing bikin orang membicarakannya selama bumi berputar.

  • Don’t get too caught up with planning the wedding that you miss what’s most important to you! 
Menikah adalah memulai kehidupan bersama, bukan hanya masalah R-E-S-E-P-S-I. Some tension between the two of you is inevitable, but don’t ever let things get out of control. I know how sensitive you can get when the days are approaching, but make sure both of you have fully discussed your future plans and resolve any issue that might come up again during marriage. (I would definitely recommend taking pre-marital counseling to seek a professional advice, kalo kesulitan 'ngobrol' bisa dibantu dengan ini. Isinya tentang topik dasar hal-hal yang dihadapi ketika menikah, macam : keuangan, anak, sex life dll).
  • Don’t expect everything will flow just as you’ve imagined
Jika pasangan anda bukan cenayang, jangan harap dia mengerti maksud anda tanpa anda memberitahukannya. Termasuk ke vendor.
  • Don’t try to DO too much! 
Resepsi tentu adalah hari menjadi raja dan ratu sehari. Harinya anda. Tapi, ingat juga siapa tamu anda. Make it short and sweet, fun, and warm. Jangan tamunya bapak/ibu sepuh lalu hiburannya DJ Andezzz.
  • Just because you get a good deal doesn’t mean you will receive a quality work

Boleh murah asal jangan murahan, ya. Promo-promo dari vendor perlu di cek and re-check.

Terakhir....nikmati saja prosesnya. Menjadi menyebalkan pada saat akan menikah it's so not cool *note to my self*

Selasa, 29 Maret 2011

Draft undangan

Nampak belakang
Nampak Depan

Draft undangan akhirnya jadi juga :p

Ini undangan desainnya saya bikin sendiri...hehehe...lalu ditunjukkan ke Dian dan mama,papa, mereka semua setuju. Kebetulan juga susunan kalimatnya mirip dengan undangan pernikahan mama dan papa saya. Yang  bikin lama, ga jadi-jadi desainnya, karena awal saya pengen yang nampak belakang itu motif kawung. Tapi ternyata susah mencari softcopy kawung warna ungu. Sempet juga menggambar dan diwarnai...kok hasilnya...ya gitu deh, ga pas di hati. Akhirnya ya beginilah hasilnya. Mewakili Urban - Elegant with touch of heritage (ukirannya mewakili touch of heritage) - karena saya yang desain suka-suka saya bikin filosofi - :p

Pengerjaan undangan di sahabat kami sendiri, neng Suci. Karena dia tinggal mencetak saja maka harganya diskon 50% :p *dilempar sandal* 

Memang dibuat hanya selembar saja. Dimensi ukuran saya buat 18 cm x 18 cm dengan ketebalan 1 mm. Ukiran nampak belakang itu embos. Belum ketemu lagi sama si Suci, bisa nggak  ya embos pada ketebalan 1 mm? Tapi yang jelas, bukan hardcover.

Desain amplopnya belum kepikiran. Masih cari inspirasi nih ^^

Kamis, 17 Maret 2011

Menjadi dewasa yang bertanggung jawab

Kemarin saatnya vaksin HPV yang kedua. Sebulan ini nggak ada keluhan apa-apa pasca vaksin. dr. Pudjo bilang "Satu kali lagi dan kamu siap hamil. Kalo ada yang beda dari siklus segera kemari". Alhamdulillah, sehat. 

Tapi....begitu ke dokter gigi, DANG! Ada gigi yang harus ditambal :(( Akibat kelalaian saya sih, nggak ke drg. Ari setahunan. Eh,  ga terlalu salah sih. Tanda garis-garis kalo di dokter gigi biasa dianggap belum terlalu urgent untuk ditambal. Tapi pengalaman, gigi saya itu kalo lubang, dari luar nampak hanya garis, tapi kenyataannya ngerong ke dalam. Dulu pernah kejadian begitu dan agak parah, hingga gigi saya harus dimatikan. Dari dokter gigi biasa dirujuk ke kakaknya drg. Ari, drg. Donny. drg Donny juga yang mengoprasi gigi bungsu saya. Ya begitulah....sejak itu seharusnya saya lebih memilih kontrol di mereka ya.

Kalo mau kesana :
Ari Sigit, drg.,SpPros
Jl. Pucang Anom 86 Surabaya
Tlp. 5022860 (appoinment only)

Jangan kuatir. Mereka masih koko-koko muda nan ganteng :p Sebelum memutuskan untuk hamil, sebaiknya masukkan pemeriksaan gigi dalam daftar persiapan pra-kehamilan.  Tindakan yang biasanya dilakukan oleh dokter gigi adalah menghilangkan semua jenis penyebab iritasi lokal seperti plak, kalkulus, sisa makanan, perbaikan tambalan, dan perbaikan gigi tiruan yang kurang baik.

Btw, sekalian up-date seserahan
 
*. Info dari sini 

Selasa, 08 Maret 2011

Update Seserahan

Update seserahan.


Rumahku itu deket dari masjid Ampel. Maunya beli di sana, tapi kok nggak sempat-sempat. Eh, pas sejalanan kantor, di Mayjen Sungkono nemu Pusat Sajadah yang menjual perlengkapan haji, umroh. Yang bikin mata berbinar ada tulisan diskon 50%. Hehehe.....alhamdulillah rejeki lagi ^^ Sekalian beli sama tasbihnya.

Boleh lho mampir ke :

RUKO GALERIA CENTER
Jl. Mayjen Sungkono 143 No. A-1 Surabaya
Tlp. (031) 5630329

Sajadahnya dari yang tipis sampe yang Rp.500.000,- juga ada. Tasbihnya dari yang kayu begitu ampe yang dari kristal-kristal bening juga ada. Hehehe...iseng-iseng ceritanya. Jadi, tinggal beli kain sama kosmetik yang bisa dibeli dekat-dekat hari ^^

Rabu, 23 Februari 2011

Souvenir : Part 1

Beginilah nasib orang yang terbiasa bikin event mempersiapkan pernikahannya. Rempong dengan ide yang muncul di kepala :p Niat awal pengen souvenir yang bisa tight - in dengan tema urban - elegant with touch of heritage, bisa kepake sama para undangan, tapi juga supaya undangan ingat dengan 'brand image' saya dan Dian. Tercetuslah ide album duet campur sari Prima & Dian...lha kok nggak ada label yang mau ngontrak kita *Ditendang ke New York*.

Btw, apa sih brand image-nya?! Both of us demen...cemilan teman-teman :))) Cetek amat, ya, brand imagenya. Dan...jadilah ide stoples untuk souvenir resepsi. Tapi stoplesnya nggak mau dicap-cap nama kita, apalagi muka kita....nggak sedap dipandang mata cing! Lho, bukannya konsep souvenir itu sebagai kenang-kenangan? Nggak ada tempelan apa-apa gimana ingatnya? Haduhhh!!! Kami hanya ingin diingat di hati cynn! :p Hayo, jujur! Berapa banyak sih, souvenir bercap yang kemudian dipake kalian?.... 

Dari survey, toples yang dijual jasa pengadaan souvenir, kebanyakan lebih kecil dari yang saya mau. Konsekuensinya kulakan sendiri. Kebetulan di Surabaya itu ada Kedaung. Produsen barang pecah belah begitu. Eh, pas ke sana....dapat rejeki diskon dari managernya :p Tapi...toples pertama yang saya mau, jumlahnya tidak mencukupi kebutuhan :(  Nggak bisa repeat order ke pabrik karena minimal pemesan adalah 3 kontainer ^^ Dikombinasilah dengan yang kedua.

Ok, masalah pengadaan kelar. Masalah penyimpanan di rumah juga kelar. Ini kreasi 1, Rendanya tumpuk dua. Lalu yang kreasi 2, Rendanya udah jadi satu. Thanks to Ai - UD Menang Kancing (Belakang Stella Marris) yang mau direpotin untuk cari warna ungu. Memang kok pelanggan satu ini demen banget ngerepotin :p Koleksi UD Menang Kancing termasuk lengkap untuk daerah Surabaya. Mana murah lagi ^^

Kreasi 1
Kreasi 2



Terimakasih buat tante saya dan para dayang-dayangnya yang sudah mau jadi 'pekerja' dadakan saya *kecup satu-satu* Eh, tapi ini belum kelar. Masih belum packagingnya :)) Udah nge-desain kantung -macam tempat duit orang Cina- nanti toplesnya masuk situ. Ntah mo pake bahan kain kaca atau kain jaring-jaring. Diobrolin dulu sama penjahitnya, yang kuat mana untuk beban stoples ukuran tanggung begitu. Apalagi dalemnya mau saya isi permen -Eh, dibuka lho buat sponsor. Nanti kompensasinya boleh pasang roll banner di pintu masuk :)) -

Mudah-mudahan nanti souvenirnya berkenan ^^

Senin, 21 Februari 2011

Seragam Panitia

Well, menurut trend fashion yang disebut-sebut para majalah mode, tahun 2011 adalah tahunnya Gold and Purple. Karena tema saya Urban - Elegant with touch of heritage maka saya pilih ungu. Karena hasil sketsa sementara yang saya buat, dekorasinya mostly white diberi sentuhan purple dan turunannya. 

Bahan kebaya yang cihuy dan memang lazim dipake ya kain brokat.  Terimakasih buat langganan kain saya, Si abang Vijay dan karyawanan yang mau direpot-repotin sama saya, masih pake nawar mampus pula :)) Yak, untuk yang di wilayah Surabaya kalo mau beli kain, tak lain tak bukan di Bombay Textile JMP 1 Blok A no. 32, Telp. 3556152. Hehehe...koleksinya keren, Yang punya dan pegawainya ramah pula.

Ini beberapa yang sudah di beli untuk mama-mama, nenek, among tamu ( kakak-kakak, tante-tante, budhe-budhe ). Penjaga meja tamu dan souvenir disewakan saja ^^

Kain mama-mama untuk resepsi

Kain mama untuk upacara ijab

Kain buat si mbah 
 
Kain buat among tamu (tante-tante)

Kain buat panitia aka sahabat-sahabat saya yang unyuu

Kece ga?
Lalu mana punya saya? Hehehe...belum :p Rencananya sih yang bikin sendiri kebaya akad, juga beli kebaya buat seserahan juga. Kayaknya sih yang beli, kebaya seserahan, kebaya akad biar desainernya yang cari. Emang udah nemu desainernya? Belum :p 

Food

Nggak bisa dipungkiri budget katering itu paling besar daripada pos-pos pengeluaran yang lainnya. Pemilihan katering pun saya paling clueless diantara vendor yang lainnya. Maklum lidah dan perut saya itu hanya mengenal makanan enak dan enakkkk sekali :p Tapi penentuan katering nggak semata-mata pada rasa saja, tapi juga attitude - Jiah, ikut-ikutan IMB ajah - karyawan si katering. Apalagi katering merupakan sajian utama dalam sebuah resepsi.

Pilihan saya jatuh kepada Hidayah -Rekanan Balai Kartika- Jl. Bubutan 138 Surabaya 60175, Telp. 5462963, 5473530. Jujur, kenapa memilih Hidayah? Saya suka dengan sikap mereka. Cara melayani dan memberi informasi. Hehehe...first impression penting bo'. Lalu baru ingat-ingat dan survey. Hohoho...my lovely bestfriend Suci -owner UD 46- bilang enak, mama Rita juga bilang enak, Bu Giek -Vendor perias- juga rekomen. Dan....saya tetep ga ingat 'rasa' masakannya, walau ada yang ingetin Hidayah pernah dipake di resepsi A, B, C :))

Katering sebenarnya masih aman jika dibooking 6 bulan sebelum hari H. Tapi, yah...selama kerjaan bisa dibereskan lekas, kenapa musti ditunda-tunda ^^ Saya baru DP saja sih. Belum milih-milih menu dll -karena saya the most healthylicious pengennya semua makanan sehat- *Prettt* Eh, ini booking untuk katering resepsi, katering akad belum diputuskan, apakah akan memakai yang sama atau beda.

Btw, Test Food -TF- nungguin jadwal Dian pulang ke Surabaya dulu buat test food menu yang kita pilih nanti. Tapi, ada juga beberapa test food yang pernah saya baca :

Pertama, TF di pesta yang kita ga kenal sama pengantinnya.
Kelebihannya: kita bisa liat langsung pelayanan mereka dan kesigapan mereka dalam menangani piring kotor atau menambah makanan yang hampir habis.
Kekurangannya: kadang merasa ga nyaman, karena kan kita ga kenal dengan pengantinnya.

Kedua, TF di pantry ketika resepsi berlangsung
Kelebihannya: Biasanya ditemenin langsung sama orang cateringnya, jadi kita bisa nanya-nanya tentang makanannya.
Kekurangannya: Biasanya cuma makanan buffet-nya aja yang ditawarin di pantry. makanan gubukannya ga semua ada.

Ketiga, TF dibawain dalam kotakan dari sebuah resepsi
Kelebihannya: semua orang rumah bisa nyobain makanannya. 
Kekurangannya: Sampe di rumah makanan pasti sudah dingin, Ga mungkin sehangat kalo disajikan di pesta.

Keempat, TF di pameran wedding.
Kelebihannya: Cateringnya pasti sudah menyiapkan price list/brosur, jadi lebih gampang untuk nanya atau mau hitung budget langsung.
Kekurangannya: karena untuk pameran mereka pasti hanya masak secukupnya, ga sebanyak klo dipesta beneran. 

Kelima, TF khusus untuk keluarga -nah ini yang kayak saya nanti-
Kelebihannya: Ya kita duduk manis, makan, dan memberi komentar macam pak Bondan. Komentarnya apaan? Kurang asin, manis, terlalu kental dll
Kekurangannya: Ya bukan simulasi langsung sebuah resepsi sih.
Selamat berburu ^^

Kamis, 17 Februari 2011

To Do List

Ok, karena menikah itu bukan pekerjaan rutin, malahan sekali seumur hidup, dan teman-teman saya banyak yang anak pertama, suka bingung what should i do, what should i do...menjelang hari pernikahan mereka. Sedangkan ibu/mama/umi/mommy/ what ever you called her udah lama banget melangsungkan pernikahannya, mereka suka lupa dan ikut-ikutan blank spot. Gini-gini, saya akan berbagi TO DO LIST *Eh, lo itu calon mempelai apa wedding organizer sih?!* Hehehe....

Here we go....

6-12 Bulan sebelumnya
  • Tentukan tanggal dan waktu pernikahan >>> Kalau yang mau pake hitungan weton ya silahkan. Tapi ada sedikit tips kalo mengundang di luar kerabat :
          - Pastikan tidak bertepatan dengan hari besar keagamaan dan juga long weekend
          - Jika yang diundang kebanyakan orang kantoran, ya jangan milih tanggal weekdays.
          - Perhatikan juga waktu pagi, siang, sore, malam. Outdoor, siang, di Surabaya?! Ga sayang make up luntur? :-)
          - Perhatikan kondisi cuaca juga ya.
  • Banyak-banyak berbicara, heart to heart sama orang tua.>>> Trust me! Isi kepala lo, pasangan lo, mama, papa, mama mertua, papa mertua, or tante, nenek dll multi tafsir. Daripada buang energi buat perang urat syaraf, mending ngobrol dulu santai. Apa aja yang perlu diobrolin ?
          -. Jenis upacara apa yang mau dipake
          -. Jumlah tamu yang akan diundang. Remember this
          -. Tempat resepsi
          -. Katering
          -. Bikin budget dong yaaa!!!
          -. Diobrolin juga masalah pembagian tanggung jawab pembiayaan
          -. Susun panitia
  • Tentukan tema pernikahan kalian
          Sebuah tema akan memberikan nuansa bagi upacara pernikahan kalian karena tema akan diaplikasikan ke dekorasi, baju, bunga, undangan, souvenir, yang satu sama lain -alangkah eloknya- kalo mempunyai harmonisasi. Kabetulan tema saya : Urban - Elegant With Touch Of Heritage *Muntah darah tukang dekornya*
  • Survey >>> Setelah tahu "Apa yang lo mau?" dari penentuan tema. Segeralah survey gedung, katering, dekor dll.
  • Booking tempat resepsi 
          Kalau saya di sini. Namun ada beberapa tips :
          -. Tentukan plus dan minus tempat tersebut
          -. Syaratnya apa untuk sewa tempat tersebut. PERHATIKAN klausul deposit-deposit ya!
          -. Fasilitas apa saja yang dimiliki
          -. Kapasitas sesuai dengan undangan
          -. Untuk outdoor, tanyakan pada pemilik venue jikalau tiba-tiba hujan deras
          -. Biaya tambahan yang memungkinkan muncul e.g : Ijin keramaian, parkir, listrik, keamanan dll
          -. Sistem pembayaran harus jelas
          -. Baca teliti kontrak jikalau terjadi first majeur (banjir, gempa bumi, kerusuhan) >>> Naudubillah!
          -. Lokasi kalo bisa mudah dijangkau tamu
          -. Parkiran yang memadai
          -. Perhatikan rekanan gedung tersebut. >>> Kadang ada tempat resepsi yang ga menarif gedung tapi kita kudu pesen F&B-nya di sana.
          -. Pada intinya hitam di atas putihnya jelas

  • Hubungi penghulu/pastor yang dipilih untuk menikahkan kita
  • Hubungi dekorator
          Nah, untuk membangun tempat resepsi seperti tema yang kita inginkan dibutuhkan dekorator sebagai penerjemahnya. Bicarakan kemauan anda padanya. Perhatikan juga detail-detail. Details support the big things.
  • Pilih katering
          -. Pilih yang memiliki reputasi rasa ciamik terstandar (bukan di si A enak, di si B biasa, di si C wuenak pol)
          -. Pilih juga yang komitmen layanannya yahud.
          -. Tanyakan detail layanan mereka. Jika nambah gubug dll
          -. Pilih menu disuka banyak orang dalam porsi besar dan menu 'unik' dalam porsi kecil. Unik itu semisal sushi, sate padang, Kimchi. Tidak semua orang doyan tapi mungkin mau incip.
          - Test food dulu ya. >>> Kalo memang blank dengan reputasi (rasa maupun pelayanan) si katering, bisa test foodnya dengan mendatangi klien si katering. Tentunya bawa amplop ya bo'. Kalo reputasinya sudah faham ya test food di dapur mereka saja.  
  • Temui perias
          -. Pilih perias yang tidak membuat anda canggung apalagi takut karena dia galak :p
          -. Perias yang bagus yakni perias yang bisa menonjolkan kelebihan dan menutupi kekurangan.
          -. Test make up
  • Pilih Cincin Kawin
  • Beli seserahan. Check here
  • Pilih Fotografer dan videografer >>> Cari yang reputable
  • Pre-wedding (Saya tidak pakai) X
  • Pilih Kartu undangan >>> Bukan hanya selembar kertas tetapi merupakan first impression antara anda berdua dengan tamu yang diundang.
  • Pilih souvenir >>> Sebagai ucapan terimakasih alangkah eloknya jika kelak akan berguna bagi para undangan dan tentunya meaningful
  • Pilih baju pengantin >>> Baru baju panggih dan resepsi
  • Pilih pakaian untuk panitia
  • Pilih MC dan entertainment >>> Apapun yang kalian pilih, mo orkes melayu, mo campur sari, mo band, atau orkestra sekali pun....tolong pilih lagunya. Jangan yang tema selingkuh, putus dll.
  • Urus surat kelengkapan administrasi KUA / Catatan sipil
  • Pre-marital check up
4 Bulan Sebelumnya
  • Selesaikan semua pembayaran vendor
  • Cari referensi akomodasi jikalau ada tamu dari luar kota yang jauh bahkan luar negeri.
  • Siapkan transportasi untuk mengangkut pengantin maupun keluarga dari rumah ke tempat resepsi
3 Bulan Sebelumnya
  • Buatlah daftar lagu yang akan dimainkan pada saat resepsi
  • Reservasi tempat kalo mau bulan madu (Saya mah ngurus surat pindahan)
2-1 Bulan Sebelumnya
  • Konfirmasi semua vendor
  • Mulai kirim undangan (dahulukan yang zonanya paling jauh)
  • Tes make up
  • Fitting terakhir (ga boleh bertambah atau nyusut bobotnya)
2 Minggu sebelumnya
  • Sudah tidak ada lagi tagihan
  • Cek kerjaan semua panitia
1 Minggu sebelum
  • Cuti dari kantor, ongkang-ongkang, rileks tapi jangan nyamil :))
The Day >>> I have no idea what will be happened...I'll just enjoy the day ^_^

Selasa, 15 Februari 2011

Don't forget the details : SESERAHAN

Seserahan sudah menjadi bagian umum dalam rangkaian pernikahan di Indonesia. Seserahan yang dulu tidak wajib hukumnya, kini sudah mengakar budaya dan menjadi bagian dari prosesi pernikahan. Seserahan sebagai  simbolik bahwa si pria bertanggung jawab ke pihak keluarga perempuan. Biasanya seserahan diberikan pada saat malam sebelum akad nikah pada acara midodareni untuk adat Jawa . Tetapi ada juga yang melakukan seserahan pada saat acara pernikahan. In my case, yes, rencana pada saat acara pernikahan.

Semua list saya buat dan kemudian diserahkan kepada Dian. Budget acc. Dan pergilah berbelanja (ini bagian pengadaan PT mana sih?) Bukan begitu, ini kan simbol tanggung jawab si pria kepada perempuan, bukan perempuannya malakin ya makk.

Adat Jawa sih jumlah seserahannya harus ganjil. Karena saya pencinta 9 pengennya 9 buah seserahan (kayaknya bakal lebih). Dan karena belinya take a time, biar ga keburu-buru kudu dicicil dari jauh-jauh hari. Alhamdulillah, barang yang sudah kebeli ada aja diskonannya ^.^ Btw, kemungkinan saya nanti nggak pake kotak-kotak seserahan. Maunya yang praktis aja. Masuk ke koper. Papa,mama dan kakak-kakak dulu juga gitu. Lagipula koper bisa lebih kepake dibanding kotak-kotak.

1. Perlengkapan ibadah :
  • Mukena
  • Sajadah
  • Tasbih
2. Pakaian dari atas sampe bawah :
  • Bahan kain +  kain batik + udet (apa ya bahasa Indonesianya?)
  • Selop
  • Tas pesta
  • 3 pasang underwear
  • Piyama 
3. Perlengkapan mandi :
  • Handuk
  • Sabun
  • Body scrub
  • Body lotion
  • Face soap
  • shampoo
4. Face care + Make up
  • Pelembab
  • Bedak
  • Pensil alis
  • Blush on (eye shadow punya banyak)
  • Lipstick
  • Parfum
5. Bunga bale *Jangan tanya lebih lengkap saya tak paham juga*

 Pic from here
Isinya sih nasi kuning, ayam bakar, telur

6. Tepak sirih (tentative karena saya bukan melayu)
7. Buah-buahan (Ada pisang ayu)
8. Kue-kue yang lengket-lengket itu.
9. Buku Ainun - Habibie bertanda tangan pak Habibie ^_^


10. Koper :p

Hehehe...seserahan mix and match dari 2 adat yang berbeda.Lihat kan! Printilannnya banyak banget. Yang kalo nggak dipersiapkan jauh-jauh hari bakalan bikin ribet. 

Btw, Just enjoy your time ^_^

Jumat, 11 Februari 2011

What next?

Disadari atau nggak, vendor perias penganten mengambil porsi paling besar pada semua rangkaian  acara pernikahan. Sehubungan dengan Balai Kartika yang memiliki beberapa vendor rekanan, saya mencarinya ya dari situ. Eh, kebetulan sejak jaman belum berencana menikah saya sudah punya pilihan perias. Antara Citra Retna -Bu Nunik Silalahi-, atau Savitri -Bu Savitri Milosdini-. Dua-duanya sama-sama top markotob. Tapi rejeki saya sepertinya ada di Bu Milos :-)

SAVITRI - the wedding for life
Jl. Lombok 10 Surabaya - 60246
Ph. 031 - 5032890 / 5019028


Wah, kebetulan pula di Savitri ini melayani paketan. Tambah mantap hati menentukan pilihan. Walau saya terbiasa mengurusi event tapi saya mempertimbangkan menggunakan paket yang ditawarkan sama Savitri. Kenapa nggak memberdayakan keluarga? Keluarga saya memang besar (ukuran tubuhnya :p) tapi jumlahnya mini. Kalo Dian, hanya mama Rita saja yang di Surabaya. Uwak dan Om tersebar di Jakarta, Medan, Bandung. Sedangkan, mana sanggup saya in-charge sampai hari H kecuali dibayar sama Dian kayak saya menangani event biasanya *ditendang ke USA*

Saya mengambil paket A. Isinya :
1. Rias pengantin & busana lengkap (dari siraman, midodareni, akad, resepsi)
2. Rias & busana sarimbit bapak + ibu (siraman)
3. Rias & busana sarimbit bapak + ibu + besan (ijab + resepsi)
4. Rias & busana sarimbit among tamu ( 4 set) - ini pasti nambah-
5. Rias & busana lengkap penerima tamu (4 wanita) -karena sepupu saya mostly laki semua maka akan meminjam pacar mereka :p -
6. MC untuk acara lengkap -yang dwi bahasa. Jawa - Indonesia maksudnya-
7. Kamar pengantin (Bed cover + Gordyn + lampu duduk + karpet + bunga) -untuk kebutuhan foto midodareni. Saya mah memilih menginap di hotel dekat rumah :p -
8. Dekorasi siraman + taman + bunga
9. Meja ijab + taplak + 10 buah kursi + bunga (pilih terop yang tight in ya temanya. karena sewa terpisah)
10. Pelaminan 3-5 meter + bunga di rumah (untuk prosesi adat)
11. Pelaminan 12 - 17,5 meter untuk di gedung (belum kepikiran desainnya)
12. Bunga jalan di gedung (6 buah) -Bisa ga ya sakura?!-
13. Gapura / pregolan bunga di gedung (1 buah)
14. Janur pintu masuk & penjor (2 buah)
15. Tuwuhan
16. Janur kembang mayang (4 buah) + rias & busana lengkap pembawa kembar mayang (2 pasang)
17. Foto (200 lbr film 4R + 20 lbr film besar 10R)
18. Shooting video (1 master + 1 copy)
19. Gending karawitan buat di gedung (cita-cita mengusung nuansa kraton Ngayogyakarto)
20. Cucuk lampah
21. Tarian tradisional
22. Mobil penganten 
23. Foto pre-wed di studio

Sudah cukup lengkap. Tapi saya mencoret nomor 21 dan 23. Kenapa dicoret? Tarian nggak cukup perlu lah dan memang nggak menjadwalkan waktu buat pre-wed (belagak sibuk deh yaaaa.... :p).

Untuk perias, cari yang gaya riasannya sreg dihati. Cari juga referensi berbagi pengalaman dengan yang sudah pake jasa perias tersebut, sesuaikan juga budget, dan yang pualing, pualinng, penting....tim perias yang mau berdiskusi dengan calon mempelai.

Kamis, 10 Februari 2011

Mengapa memilih balai kartika?

Balai kartika atau nama resminya Balai Prajurit terletak di Jl. Raden Wijaya No.4 Surabaya, telponnya 031 - 5677765. Dari belum punya rencana menikah, saya selalu naksir gedung ini untuk dijadikan tempat resepsi. Setiap gedung punya plus dan minusnya sendiri-sendiri. Buat pertimbangan saya, gedung itu harus mudah dijangkau mempelai juga para tamu baik bermobil atau bermotor. Kapasitas sesuai dengan tamu yang diundang, jangan terlalu besar atau malah terlalu kecil, parkiran memadai, dan pertimbangkan juga tamu-tamu sepuh / memakai kursi roda yang nggak mungkin naik-naik tangga tinggi banget.

Sebenarnya dengan persiapan kurang dari setahun ini riskan sangat. Apalagi tanggal yang dipesan musim nikahan. Saya sebenarnya udah clueless. Balai kartika penuh, Bumimoro penuh, bahkan ITS. Grand city masih kosong sih, tapi budjetnya out of mind :p -ya iyalah- Eh, keberuntungan...tiba-tiba yang pake tanggal 19 November memajukan tanggal nikahnya jadi 13 November. Alhamdulillah. Buru-burulah saya DP itu gedung.

Jadi, di balai Kartika itu ada 2 jenis penyewaan. Keseluruhan gedung (Hall utama, pendopo, ruang rapat, dan balkon) dan Hall utama saja (hall, 2 ruang makan VIP, 2 ruang rias dan 1 ruang transit). Saya sih pilih yang ke-2 karena tamu yang diundang hanya 1000an. Tarif sewa untuk sabtu, minggu, hari besar Rp 2.600.000,- / jam. Bisa digunakan dari pagi subuh sampai jam 13.00. Lebih enak dandan di sana sih.

Fasilitasnya apa saja?
-. 2 ruang rias dan 1 ruang transit
-. 2 ruang makan VIP (50 orang lah)
-. 200 kursi lipat verchroom
-. Karpet
-. Sound system dan 4 buah Mic
-. Petugas parkir dan keamanan
-. 1 unit car call
-. Include surat ijin kepolisian untuk keramaian

Kelebihan jam ditarif Rp 1.500.000,- untuk jam pertama dan Rp 1.000.000,- berikutnya. Gedung ini memiliki vendor rekanan-rekanan dan apabila memakai vendor di luar rekanan dikenakan biaya sewa Rp 2.000.000,- / vendor dekorasi, @ Rp 5.000,-/ pax untuk katering, photo video Rp 1.500.000,-.

Banyak sih rekanan Balai Kartika yang namanya sudah kondang guli-gulindang di Surabaya. Kebetulan saya pake SAVITRI-nya ibu Savitri Milosdini Jl. Lombok -preview menyusul-