Kamis, 07 April 2011

Common Mistakes

Ok, saya menulis kali ini bukan sebagai bride - to be tapi lebih sebagai orang yang sering membuat event. A mental note on our head what was good and what was bad kadang membuat kita sedikit 'tertekan'. Wajar! Semua orang mengidealkan kesempurnaan, bukan?
  • Don’t think that your work is done once you’ve chosen your vendors and have signed the contracts with them.
Ini baru setengah matang. Pastikan semua keinginan kamu tertulis di atas kertas. Hitam putihnya harus jelas, bahkan hanya untuk urusan sepele, macam mau nambah hiasan gajah africa di sudut ruangan (Ya, nggak ada itu gajah, resepsi tetap berjalan, kan?). Konfirmasikan setiap hal paling tidak dua kali. Merasa nggak nyaman nelpon-nelpon mulu? Ya itu memang kerjaan vendor, ditelponin melulu :p Kalo mereka cuek, jangan sungkan-sungkan menegur -Nah, ini enaknya kalo hitam putihnya jelas-

  • Untuk yang bikin slide pre-wed, review paling nggak 2 minggu sebelum hari H

Ya biar ada waktu untuk revisi. Walo sudah ngobrol sampe berbusa, kadang pekerjaan kreatif itu 'penerjemahannya' beraneka rupa. Apa yang dipikiran saya belum tentu sama dipikiran anda.
  • Overspending can be avoided if you have a budget and stick to it. 
Vendor yang ngompor-ngomporin buat keluar dari budjet yang tersedia patut dikirim ke Timbuktu. Berpesta diluar kemampuan jelas no, no, no....meski itu luar biasa amazing bikin orang membicarakannya selama bumi berputar.

  • Don’t get too caught up with planning the wedding that you miss what’s most important to you! 
Menikah adalah memulai kehidupan bersama, bukan hanya masalah R-E-S-E-P-S-I. Some tension between the two of you is inevitable, but don’t ever let things get out of control. I know how sensitive you can get when the days are approaching, but make sure both of you have fully discussed your future plans and resolve any issue that might come up again during marriage. (I would definitely recommend taking pre-marital counseling to seek a professional advice, kalo kesulitan 'ngobrol' bisa dibantu dengan ini. Isinya tentang topik dasar hal-hal yang dihadapi ketika menikah, macam : keuangan, anak, sex life dll).
  • Don’t expect everything will flow just as you’ve imagined
Jika pasangan anda bukan cenayang, jangan harap dia mengerti maksud anda tanpa anda memberitahukannya. Termasuk ke vendor.
  • Don’t try to DO too much! 
Resepsi tentu adalah hari menjadi raja dan ratu sehari. Harinya anda. Tapi, ingat juga siapa tamu anda. Make it short and sweet, fun, and warm. Jangan tamunya bapak/ibu sepuh lalu hiburannya DJ Andezzz.
  • Just because you get a good deal doesn’t mean you will receive a quality work

Boleh murah asal jangan murahan, ya. Promo-promo dari vendor perlu di cek and re-check.

Terakhir....nikmati saja prosesnya. Menjadi menyebalkan pada saat akan menikah it's so not cool *note to my self*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar