Minggu, 06 November 2011

Untung Tidak Menikah Di Bulan April

Belakangan ini kesibukan diisi dengan mengirimkan undangan dan last detail. Ada beberapa cerita lucu tentang bagi-bagi undangan.

Me : Alamatmu mana? Mau kirim undangan
R : Bla...bla...bla...buat kapan?
Me : 19 November
R : Oh, undangan party radio X, ya? Minta dua dong gua
Me : --"

T : Lho, kok ungu undangannya? Bukannya warna kesukaanmu itu hijau?
Lala : Itu undangannya BuTi - Kawan di kantor lama memanggilku iBu Tiri -
T : Hah? Prima menikah?
Lala : Iya, tanggal 19 November ini.
T : Kok cepet-cepet?! *Menatap penuh curiga*

Y : Ini undangan apa say? Lucu amat undangannya
Me : Itu undangan nikahanku
Y : *LoLa* Eh?! What?! Kamu menikah?
Me : --"

AR : Sory BuTi lama balas bbm-nya. Kenapa nanya alamat?
Me : Mau kirim undangan
AR : Undangan acara apa?
Me : Undangannya nikahanku, BuTi
AR : Hahaha...BuTi bisa aja becandanya.
Me : Serius, gua mau nikah ini.
AR : Serius?! Kok kamu nggak pake drama sih mau kawinnya?
Me : *Plakkkkk*

Baiklah..... Saya tidak menutup-nutupi pernikahan saya, tapi saya juga tidak pernah menyatakan akan menikah sebelumnya. Hanya pihak-pihak yang berkaitan langsung dengan pernikahan saya yang tahu persis detail dari beberapa saat yang lalu. Kehidupan berjalan normal sebagaimana sebelumnya. Menurut saya drama, bridezilla apapun namanya, nggak cool untuk diekspose. Eh, atau kita sudah teracuni sinetron? Sehingga semuanya harus di dramatisir? Lebih dari semuanya, saya menyukai reaksi-reaksi di atas. Surpriseeeee!!! ^^
 
Olan : Untung ya makkk, lo nggak kewong bulan April. Pasti dikira April Mop
Me : Hahahaha...

Senin, 24 Oktober 2011

Judulnya : Lagi nganggur

Detik-detik terakhir kelar urusan sama kantor memang sudah mulai terasa. Apalagi ada pembatalan acara perjalanan lintas benua yang batal karena masalah teknis. Well, yang tersisa cuman project tanggal 29 Oktober. Karena ini project yang ke-9, template-nya udah baku :p Udah nggak perlu bergadang-bergadang lagi :)) Semoga lancar ya semuanya. Jadwal yang sudah jauh sangat berkuranglah membuat saya punya waktu untuk iseng-iseng menghias buku tamu dan bolpoin. *Tuh kan, nganggur banget* --" Hari minggu kemarin jadi 4 buku ini. Ee...ya ampun....personal touch langsung dari tangan mempelai...tsahhh.







Selanjutnya ya cuman kirim-kirim undangan, nempel-nempelin ucapan terimakasih di souvenir sama fitting-fitting buat penjaga buku tamu dan kembar mayang.





Minggu, 16 Oktober 2011

Kebaya Akad versi jadinya

Jeng...jeng...jeng...hasil dari gambar ini, jadinya adalah....... *Drum roll*


Baru setengah jadi sih....payetnya belum kelar. ^______________^

Senin, 10 Oktober 2011

Update undangan





Alhamdulillah...sudah jadi undangan. Ada 2 kloter undangan resepsi. Ini salah satunya. Yuk!!! Mari kita mengetik sodara ^^

Jumat, 07 Oktober 2011

1 Month 1 Week 3 days

Halo apa kabar semua. Hehehe...baru sempat up-date lagi. Maklum, setelah dramaaaa kesibukan yang terangkum di sini. Anyway...nggak kerasa kalo kurang 1 bulan 1 minggu 3 hari lagi. Dan...banyak rencana berubah. Demi apa? Demikian dan terimakasih.

Apa aja yang berubah? 

Pertama, baju untuk resepsi ternyata aku tidak lagi memakai ini. Tapi mendapatkan sponsor dari my lovely designer Hendhy Setiawan. Ukuran bajuku dan design darinya. Begitu deal, lalu ke Savitri dan mengganti beskapnya Dian dengan warna ungu yang matching sama punya mama-mama. Duh...tutup mata. Semacam membuka kotak pandora. Antara gambar sketsa dan jadinya susah dibayangkan. Mana Hendhy nggak mau kasih bocoran. Dan ternyata sodara sebangsa dan setanah air, tadi fitting....dan...inilah kejutan Hendhy buatku.

Ekornya panjangggggggggg


Dan yang lebih surprise lagi ternyata nyambung banget sama punyaan Dian. Kan, Hendhy itu young and talented banget *pelukkkk*


Tinggal kebaya midodareni dan akad saja yang belum fitting. Belum tahu bentuknya gimana juga :p Bo' sketsa sama jadi itu suka ngeblurrrr di otakku yang minimalis ini.

Lalu kemarin juga ke Balai Prajurit (Balai Kartika) buat perlunasan sekalian nge-lay out. Dan bodohnya aku, ambil cuti untuk ke Balai Kartika tanggal 3 Oktober kemarin. Which is penuh dong sama tentara yang gladi resik buat 5 Oktober. Harusnya nggak bisa masuk lokasi, tapi....hehehe.... *sungkem sama istri Pangdam* :p

Panggung karawitan

Panggung Pelaminan


Ruang makan keluarga

Ada kejadian yang lucu. Ketika saya di sana nunggu giliran masuk ruang adminnya. Saya coret-coret layout saya. Ditanya :

Ibu : Mbaknya EO?
Saya : Bukan bu. Saya mempelai (pake senyum manisssss banget)
Ibu : Mbaknya nggak kerja, ya?
Saya : Eh, kenapa?
Ibu : Duhhhh, anak saya itu suibukkkk. Nggak sempat urus-urus kawinannya, mbak.
Saya : Oh, anak ibu kerja dimana?
Ibu : Teller bank tittttttttttt
Saya : ^_^

Ini yang bego berarti saya. Masih terlalu nggangur ini hingga sempat-sempatnya nge-layout dll. Kurang lama nggak pulang ke rumahnya, kurang panjang begadangnya. Atau kurang jauh tugas kantornya? Well, ke Amerika aja yuk bu bos tugasnya!!! :p

Senin, 19 September 2011

Tentang KUA lagi

Hai, apa kabar para calon mempelai yang berbahagia?

Akhirnya sampailah sudah saya pada tahap ngurus surat-surat perlengkapan pernikahan. Belum kelar 100% sih masih kurang surat dari KUA saya. 90% kelar. Untuk itu mau sharing nih gimana bentuknya NI, N2, N3, N4. Kalo kemarin di sini berdasarkan referensi belum praktek, sekarang live report versi praktek.

1. Datang ke pak RT bilang kalau mau urus surat menikah. Diberilah formulir (nggak sempet scan) dan isian ini :

Lalu surat ini dibawa ke RW ditanda tangan dan stempel lalu formulir dan surat dibawa ke kelurahan.

2. Di kelurahan dapat


 



3. Lalu dibawa ke KUA untuk diberi surat keterangan

Dari sini surat -surat tersebut dibawa ke KUA dimana pernikahan akan dilangsungkan. Dalam cerita saya ya dilakukan di rumah saya.

Semoga membantu tulisan saya yaaaa ^^