Me : Alamatmu mana? Mau kirim undangan
R : Bla...bla...bla...buat kapan?
Me : 19 November
R : Oh, undangan party radio X, ya? Minta dua dong gua
Me : --"
T : Lho, kok ungu undangannya? Bukannya warna kesukaanmu itu hijau?
Lala : Itu undangannya BuTi - Kawan di kantor lama memanggilku iBu Tiri -
T : Hah? Prima menikah?
Lala : Iya, tanggal 19 November ini.
T : Kok cepet-cepet?! *Menatap penuh curiga*
Y : Ini undangan apa say? Lucu amat undangannya
Me : Itu undangan nikahanku
Y : *LoLa* Eh?! What?! Kamu menikah?
Me : --"
AR : Sory BuTi lama balas bbm-nya. Kenapa nanya alamat?
Me : Mau kirim undangan
AR : Undangan acara apa?
Me : Undangannya nikahanku, BuTi
AR : Hahaha...BuTi bisa aja becandanya.
Me : Serius, gua mau nikah ini.
AR : Serius?! Kok kamu nggak pake drama sih mau kawinnya?
Me : *Plakkkkk*
Baiklah..... Saya tidak menutup-nutupi pernikahan saya, tapi saya juga tidak pernah menyatakan akan menikah sebelumnya. Hanya pihak-pihak yang berkaitan langsung dengan pernikahan saya yang tahu persis detail dari beberapa saat yang lalu. Kehidupan berjalan normal sebagaimana sebelumnya. Menurut saya drama, bridezilla apapun namanya, nggak cool untuk diekspose. Eh, atau kita sudah teracuni sinetron? Sehingga semuanya harus di dramatisir? Lebih dari semuanya, saya menyukai reaksi-reaksi di atas. Surpriseeeee!!! ^^
Olan : Untung ya makkk, lo nggak kewong bulan April. Pasti dikira April Mop
Me : Hahahaha...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar