Senin, 27 Juni 2011

Detox sebelum pernikahan

"When the universe let you meet the right people. It becomes...simple and easy".

Pic From Here

Saya adalah 'pengikut' Cerrie Bradshaw, tapi keinginan saya dalam sebuah acara pernikahan adalah menghadirkan nuansa keraton. Musik karawitan, paes ageng, setiap detail adat yang sarat akan makna. Dian bukan berdarah Jawa. Dia sudah campur-campur dan dengan baik hati mau merelakan saya membuat acara pernikahan menjadi Jawa banget.

Dua ritual yang nggak akan absen adalah pingitan dan puasa. Sound old school, right? :))

Pingitan

Adat pingitan modern ini kerap disalah artikan dengan menghambat rutinitas. Kalo sesuai pakem, pingitan itu dilakukan 40 hari, nggak boleh keluar rumah. Bukan semata-mata nggak ketemu calon suami/istri. Lalu ngapain 40 hari itu? Di rumah merawat diri. Selain itu makna pentingnya adalah menjaga keselamatan. Menghindari hal-hal yang tidak diinginkan yang mungkin terjadi di luar sana. Kalo saya? Nggak mungkin lah ya 40 hari nggak keluar rumah. Ada kewajiban bekerja. Jadi 40 hari udah nggak ada tuh acara nonton basket, konser musik, nongkrong di mal, apalagi party-party :p Kalo nggak ketemu pasangan, emang kami pasangan LDR :p Tapi sepakat kami hanya akan menggunakan sms/bbm. Nggak pake dengar suara apalagi video call.

Kalau jaman dulu malah ada pingitan setelah pernikahan. 5 hari. Kenapa begitu? Jaman dulu menikah karena perjodohan. Jadi, kalo tinggal di rumah ada waktu saling mengenal satu sama lain. Seperti honeymoon ya. Ah, saya nanti setelah menikah akan disibukkan mengurus surat menyurut. Surat pindah, bank, bla bla bla. Administrasi lah.

Puasa

Yang kedua adalah puasa. Saya selalu menganggap puasa itu bertujuan penyucian jiwa dan raga. Sama. Ritual puasa 40 hari. IMO, ini fase pengendalian diri. Pengamatan saya, mendekati hari H, everything goes in rush. Puasa sebagai media untuk menahan diri. Juga sebagai bentuk pasrah, sehingga euforia tidak terlalu berlebihan, karena pernikahan hanyalah chapter pertama sebelum....and the story begin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar